Pemprov Malut Gandeng Universitas Brawijaya, Buka Akses Beasiswa S3 hingga Pengembangan Pertanian
Malutcenter.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) membuka peluang kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Pembahasan kerja sama ini berlangsung pada Kamis (21/8/2025) dalam pertemuan antara Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dan jajaran pimpinan UB yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Prof. Muchammad Ali Safaat.
Gubernur Sherly menegaskan komitmen Pemprov Malut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui dukungan studi doktoral bagi dosen dan masyarakat. Saat ini, hanya sekitar 18 persen dosen di Maluku Utara yang bergelar doktor.
Baca Juga: Nelayan Morotai Makin Sejahtera, Kolaborasi KKP–JICA Hadirkan Pasar Ikan D’Aloha
“Yang lebih mendesak saat ini adalah beasiswa S3. Kami siap mendukung studi doktoral di UB atau kampus lain sesuai pilihan masing-masing,” tegas Sherly.
Selain itu, Pemprov Malut juga menyiapkan 1.000 paket beasiswa sarjana bagi mahasiswa di perguruan tinggi lokal dengan akreditasi minimal “Baik Sekali”. Namun, Sherly mengakui kebijakan ini tetap mempertimbangkan keterbatasan fiskal daerah, mengingat APBD Malut sebesar Rp3,4 triliun masih menanggung utang sekitar Rp700 miliar pada akhir 2025.
Wakil Direktur Pascasarjana UB, Dr. Anton Efani, menyambut positif inisiatif Pemprov Malut. Menurutnya, UB siap membuka akses pendidikan pascasarjana dengan skema kolaborasi bersama kementerian dan lembaga, termasuk beasiswa dari Bappenas.
Baca Juga: Ketua DPRD Lantik Idham Sabtu, Lengkapi Formasi Dewan Kota Tidore 2024–2029
“Kami juga siap mendukung skema cost sharing agar anak-anak Maluku Utara bisa melanjutkan studi pascasarjana,” kata Anton.
Selain bidang pendidikan, UB juga menawarkan kolaborasi di sektor pertanian untuk meningkatkan kompetensi petani muda. Kerja sama ini diharapkan dapat diperluas hingga ke kabupaten/kota yang memiliki kapasitas fiskal cukup, seperti Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Halmahera Timur. (Randi)
Editor: AbangKhaM
