Daerah

Ansor & Pemuda Muhammadiyah Dukung Langkah Sherly Tjoanda Percepat Transformasi Digital Malut

Ternate – Dua organisasi kepemudaan Islam di Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dalam mendorong transformasi digital melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dua organisasi tersebut yakni PW GP Ansor Maluku Utara dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara.

Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, menilai langkah Gubernur melakukan kunjungan belajar ke Jawa Timur sebagai bentuk kepemimpinan yang terbuka dan progresif.

Baca Juga: Di Hadapan BKN, Bupati Haltim Paparkan Strategi Manajemen Talenta: ASN Harus Profesional dan Kompetitif!

Menurutnya, belajar dari daerah dengan capaian SPBE tinggi menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Transformasi digital bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi fondasi penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan, upaya melengkapi regulasi pendukung seperti Surat Keputusan (SK) dan Peraturan Gubernur (Pergub) menjadi langkah penting agar transformasi tersebut memiliki dasar hukum yang kuat serta berjalan berkelanjutan.

“Prinsipnya, kami mendukung sekaligus siap mengawal agar transformasi ini benar-benar menyentuh pelayanan publik dan pemberantasan praktik birokrasi yang tidak efektif,” tegasnya.

Baca Juga: Data Tak Akurat, Pulau Taliabu Kehilangan Program Strategis Nasional

Senada dengan itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Muhammad Fadly, menyampaikan bahwa digitalisasi pemerintahan saat ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, pelayanan publik harus beradaptasi agar semakin efektif, efisien, dan responsif. Digitalisasi akan meminimalisir birokrasi berbelit serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah,” jelasnya.

Kedua organisasi tersebut juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi yang tidak hanya fokus pada penguatan sistem pemerintahan digital, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), termasuk penguatan pendidikan vokasi dan rencana pengiriman putra-putri Maluku Utara untuk belajar di SMKN 4 Malang.

Baca Juga: Hampir 400 Perda di Ternate, DPRD Tekankan Kualitas Pelaksanaan Bukan Sekadar Jumlah

Menurut mereka, transformasi berkelanjutan harus bertumpu pada dua pilar utama, yakni sistem yang kuat dan SDM yang unggul. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan elemen kepemudaan dinilai penting dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang inklusif dan berkemajuan.

PW GP Ansor Maluku Utara dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara menyatakan kesiapan untuk mendukung agenda transformasi tersebut melalui penguatan literasi digital, partisipasi pengawasan publik, serta peningkatan kapasitas generasi muda.

Keduanya berharap langkah ini dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan agar Maluku Utara mampu menjadi provinsi unggul dalam pelayanan publik berbasis digital serta bersaing di tingkat nasional.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: