Daerah

Diduga Cemari Laut Mabapura, Pemuda Ancam Boikot Aktivitas PT FENI

Haltim – Sejumlah pemuda di Desa Mabapura menyuarakan keprihatinan atas dugaan pencemaran laut yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT FENI Haltim.

Salah satu pemuda Mabapura, Sadri Latawan, menyebut kondisi laut saat ini memprihatinkan dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

“Pencemaran laut ini berpotensi memutus mata pencaharian masyarakat pesisir. Kami meminta perusahaan bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga: Dituding Serobot Lahan, PT Kalpika Wanatama Buka Suara: Semua Izin Resmi!

Ia menilai aktivitas perusahaan di wilayah Tanjung Buli perlu dievaluasi, terutama terkait pengelolaan lingkungan dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Menurutnya, ketidakjelasan dalam pengelolaan lingkungan dapat berdampak luas terhadap ekosistem laut di kawasan Mabapura.

Sebagai bentuk protes, para pemuda Mabapura menyatakan akan mengambil langkah tegas, termasuk rencana boikot terhadap aktivitas perusahaan jika tidak ada kejelasan dan tanggung jawab.

Baca Juga: Usai Menang 7-0, Malut United Siap Libas Persis Solo! Target 3 Poin Lagi

“Siapa pun yang melukai Mabapura, kami yang akan merasakan dampaknya. Laut adalah bagian dari kehidupan kami. Cukup daratan yang rusak, laut jangan lagi dinodai,” tegas Sadri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: