Daerah

Ternate Geopark Dibidik Jadi Geopark Nasional, Batu Angus Jadi Ikon Utama

Ternate – Pemerintah Kota Ternate resmi mengusulkan Ternate Geopark kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk ditetapkan sebagai Geopark Nasional.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan seluruh tahapan awal pengusulan telah dilakukan. Saat ini, Pemkot Ternate tinggal menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat.

“Insya Allah Pemerintah Kota Ternate lewat Bappelitbangda siap mengusulkan Ternate Geopark menjadi Geopark Nasional,” kata Thamrin, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: STPN Resmi Berubah Jadi Politeknik Agraria, Nusron: Babak Baru Pendidikan Pertanahan Indonesia

Menurutnya, Ternate Geopark akan mengintegrasikan kekayaan geologi, sejarah, budaya, dan potensi wisata yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Ternate. Dari sekitar 20 titik yang diidentifikasi, Batu Angus di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, ditetapkan sebagai pusat atau induk utama kawasan geopark.

Sejumlah titik lain yang masuk dalam rancangan antara lain kawasan lava erupsi Tubo dan Sulamadaha, Teras Pantai Tobololo, Jikomalama, Maar Tolire, endapan Paleotsunami Loto, Tebing Breksi Togafo, Sumbat Lava Foramadiahi, Maar Ngade, hingga sejumlah situs geologi di Pulau Hiri dan Batang Dua.

Pemkot Ternate juga telah membentuk badan pengelola geopark melalui SK Wali Kota. Bappelitbangda berperan sebagai badan pengelola, sedangkan pengelolaan harian nantinya berada di bawah Dinas Pariwisata Kota Ternate.

Dukungan administratif juga telah diperoleh dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Surat Gubernur Maluku Utara terkait permohonan penetapan Ternate Geopark sebagai calon Geopark Nasional telah ditandatangani dan dikirimkan kepada Menteri ESDM. Rekomendasi Bappenas juga telah diterbitkan.

Baca Juga: Sri Sultan Beri Pesan Keras untuk Lulusan STPN: Kuasai Teknologi, Jangan Lupakan Manusia dan Budaya

“Tinggal di tahap terakhir, yaitu verifikasi oleh Kementerian ESDM dan Bappenas,” jelas Thamrin.

Ia berharap Ternate Geopark dapat menjadi salah satu geopark nasional yang mewakili kawasan timur Indonesia. Menurutnya, penetapan tersebut tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, kepemudaan, dan pendidikan.

Karena itu, Pemkot Ternate terus berkoordinasi dengan sejumlah OPD dan instansi teknis terkait serta meminta dukungan masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar titik-titik geopark.

“Kami butuh dukungan semua stakeholder dan masyarakat, terutama masyarakat yang ada di wilayah titik geopark yang diusulkan,” ujarnya.

Thamrin berharap proses verifikasi dan seluruh persyaratan dari pemerintah pusat dapat segera diselesaikan sehingga Ternate Geopark dapat ditetapkan sebagai Geopark Nasional.

Reporter: Randi I. | Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: