Ratusan Tahun Terisolasi di Hutan, Warga Dusun Kulo Gotong Royong Buka Jalan Sendiri Sejauh 3 Kilometer
Halteng – Warga Dusun Kulo, Desa Kulo Jaya, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, berinisiatif menggelar aksi gotong royong membuka jalan penghubung menuju jalur utama Trans Kie Raha Kobe-Ekor, Selasa (03/11/2026).
Aksi swadaya ini dilakukan demi mengakhiri keterisolasian pemukiman yang telah berdiri sejak tahun 1911 dan berada di dalam kawasan hutan tanpa akses darat memadai.
Sebelumnya, warga harus berjalan kaki selama dua jam atau menggunakan rakit melintasi sungai untuk menuju Desa Kulo Jaya sejauh 7 kilometer. Jika banjir melahirkan arus deras, warga praktis terisolasi total.
Baca Juga: Nggak Perlu Cuti ke Kantor! Urus Tanah Kini Bisa Sambil Jalan-Jalan di CFD
“Dulu kalau mau beli beras atau jual hasil kebun harus naik rakit lewat sungai. Kalau banjir, so tara bisa keluar sama sekali,” ungkap Desman Lalatang (33), warga setempat.
Dengan peralatan manual dan tenaga seadanya, warga berhasil membuka jalur sepanjang kurang lebih 3 kilometer hingga tembus ke badan jalan Trans Kie Raha.
Kepala Dusun Kulo, Yarden Koke (42), menyatakan bahwa pembukaan jalan ini adalah wujud antusiasme warga memanfaatkan keberadaan jalur Trans Kie Raha. Meski jalan belum diaspal, warga sangat bersyukur karena mobilitas kini jauh lebih mudah.
Baca Juga: Ansar Hamisi Pimpin Golkar Tidore, Target Bangkit dari Satu Kursi DPRD
“Kami buka pakai tenaga sendiri. Tidak minta banyak, warga hanya berharap pemerintah daerah bisa melihat semangat ini dan memberikan bantuan lanjutan agar jalan bisa disempurnakan,” ujar Yarden.
Penyempurnaan akses jalan ini sangat diharapkan warga, khususnya untuk mendistribusikan hasil panen, menggerakkan roda ekonomi, serta mempermudah evakuasi darurat saat ada warga yang membutuhkan layanan medis.
Reporter: Tim Malut Center | Editor: AbangKhaM