Kecam PT. Trimega Bangun Persada Dan PT. Harita Group, Aliansi Peduli Desa Soligi Gelar Aksi. Begini Tuntutannya!
Ternate – Aliansi Peduli Soligi Pulau Obi Halmahera Selatan, Maluku Utara melakukan aksi dari taman Landmark Kota Ternate hingga ke kediaman Gubernur Maluku Utara di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Raja, Kota Ternate. (30/06)
Aksi mahasiswa tersebut dilakukan akibat dari banjirnya Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan pada 13 Juni 2025 lalu.
Bagi massa aksi, banjir yang terjadi di Desa Soligi bukan sekedar bencana alam, tetapi bukti nyata krisis ekologi akibat dari aktifitas pertambangan PT. Trimega Bangun Persada dan PT. Harita Group.
Baca Juga: Update Harga Pangan pada 1 Juni 2025, PIHPS: Cabai Rawit Tembus Rp100.000 per kg
Hariyanto, Korlap massa aksi tersebut menyebutkan hujan deras selama tiga jam yang memicu luapan sungai Akelamo hingga masuk ke pemukiman warga setinggi 80 cm adalah sebab dari aktifitas PT. TBP dan PT. HG.
“Aktifitas tambang PT. TBP dan PT. Harita Group adalah dalang yang menyebabkan banjir karena pengrusakan hutan yang begitu besar, menghilangkan tutupan vegetasi, mempersempit daerah resapan serta menyebabkan sedimentasi sungai,” jelas Korlap.
“Akibatnya, hujan deras selama tiga jam saja telah memicu luapan sungai Akelamo hingga masuk ke pemukiman warga setinggi 80 cm, bahkan merobohakan pagar sekolah SMP dan SMA hingga menghanyutkan perabotan rumah warga Desa Soligi,” lanjut Hariyanto.
Baca Juga: Briefing Jajaran Sekretariat Kabupaten, Sekda Haltim Ingatkan Pentingnya Koordinasi Antar Bagian!
Sembari menyebutkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 pasal 65 ayat 1, UU No 4 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 2012 pelaksana pasal 74 ayat 4, Aliansi Peduli Soligi Pulau Obi tersebut menyampaikan beberapa tuntutan. Diantaranya;
- Mendesak PT Harita Group utuk melakukan reboisasi di kilo tiga Desa Soligi
- Mendesak Gubernur Maluku Utara mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup
- Mendesak PT Harita Group dan PT TBP membuat tembok/swering sepanjang aliran sungai
- Pemerintah segera memanggil dan mengevaluasi manajemen PT Harita Group dan PT TBP. (Sadam)
Editor: AbangKhaM
