Daerah

Semarak Hari Pahlawan, Literasi Fola Maku Waje Tanamkan Semangat Perjuangan Lewat Kaligrafi di Tidore

Tidore Kepulauan – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November, komunitas Literasi Fola Maku Waje menggelar Pelatihan Kaligrafi Part II di SD Negeri 1 Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 40 siswa-siswi ini mendapat sambutan hangat dari peserta maupun pihak sekolah. Antusiasme terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

Ketua Literasi Fola Maku Waje, Moh. Noval, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya bertujuan mengasah keterampilan seni menulis indah, tetapi juga menanamkan nilai perjuangan, ketekunan, dan cinta karya kepada generasi muda.

Baca Juga: Reses Hangat Abdillah Bailussy: Warga Soakonora Minta Solusi Soal BPJS dan Lahan

“Momentum Hari Pahlawan kali ini kami jadikan pengingat bahwa perjuangan tidak hanya di medan perang, tetapi juga lewat karya dan pendidikan. Kami berharap kegiatan ini melahirkan tunas-tunas baru di dunia kaligrafi, sekaligus memberi dampak positif bagi sekolah dan peserta,” ujar Noval, Senin (10/11/2025).

Noval juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Pelatihan ini bisa terlaksana berkat dukungan pihak sekolah dan para sponsor, khususnya Owner Warung Bakso Granat, AdCell, dan Kedai Pojok, yang telah memberikan bantuan baik secara materiel maupun ide,” tambahnya.

Baca Juga: Kesenjangan Listrik di Maluku Utara: 78 Desa Belum Teraliri, Smelter Nikmati Daya Penuh

Ke depan, Noval berharap adanya dukungan dari LPTQ tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, serta perhatian dari instansi pemerintah agar seni kaligrafi di Maluku Utara, khususnya di Tidore, dapat terus berkembang dan dikenal luas.

Sementara itu, mewakili pihak sekolah, Astuti Sahwi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Alhamdulillah, kehadiran Ustaz dan tim Literasi Fola Maku Waje memberikan motivasi dan hal-hal baik bagi anak-anak. Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menggapai impian yang lebih tinggi,” ungkap Astuti.

Baca Juga: Ruang Tengah Tidore Bawa Cahaya dari Timur, Harumkan Maluku Utara di ICCF 2025

Pelatihan yang digelar di ruang belajar SDN 1 Indonesiana itu ditutup dengan doa bersama dan penyerahan hasil karya kaligrafi siswa, sebagai simbol semangat berkarya dan penghargaan terhadap nilai-nilai kepahlawanan.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: