Daerah

Polemik Musda HIPMI Memuncak! Ketua BPD dan Korwil Dituding Langgar Arahan BPP

Ternate – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) VI BPD HIPMI Maluku Utara, dinamika internal organisasi semakin memanas. Ketua BPD HIPMI Maluku Utara, Sofyan Sangadji, dituding melakukan pembangkangan terhadap arahan dan keputusan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI terkait penetapan tuan rumah Musda.

Sikap Sofyan tersebut diduga turut dipengaruhi oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BPP HIPMI Indonesia Timur, yang juga mantan Ketua BPD HIPMI Maluku Utara, Bachtiar Kader.

Dugaan ini disampaikan Nurcholish Rustam, juru bicara salah satu bakal calon Ketua BPD HIPMI Maluku Utara, Firdaus Amir. Ia mengatakan bahwa polemik penentuan lokasi Musda bukan hanya dipicu oleh keputusan BPD, tetapi juga diduga melibatkan Korwil BPP.

Baca Juga: Bupati Ubaid Gerak Cepat! Kawasan Transmigrasi Kota Maba Siap Jadi Pusat Pangan Haltim

“Korwil diduga ikut bermain dalam tarik-menarik penentuan lokasi Musda. Kami menduga Bachtiar juga menjadi aktor di balik persoalan ini,” ujar Nurcholish dalam keterangannya.

Menurutnya, posisi Korwil seharusnya menjadi perpanjangan tangan BPP di daerah untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan organisasi. Namun, ia menilai Korwil justru memperkeruh situasi dengan membiarkan hingga diduga mengatur skenario pembangkangan terhadap instruksi BPP.

“Sebagai Korwil, semestinya ia menjaga marwah organisasi. Namun justru diduga menjadi bagian dari masalah yang terjadi di BPD,” tegasnya.

Baca Juga: Indonesia Kaya Laut, Tapi Minim Ahli: Urgensi Perkuat Pendidikan Teknik Kelautan

Nurcholish mendesak Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, untuk segera mengambil langkah tegas. Ia meminta BPP menertibkan Korwil Indonesia Timur maupun BPD HIPMI Maluku Utara demi menjaga kewibawaan organisasi.

“Saya meminta Ketum BPP HIPMI untuk segera menindak Korwil dan BPD Maluku Utara agar menjadi contoh ketegasan dalam menjaga marwah HIPMI,” pungkasnya.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: