Wabup Halut Tinjau Banjir di Tutumaloleo, Dua Jembatan Trans Halmahera Terancam Putus
Halut – Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, bersama Ketua DPRD Halut melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Desa Tutumaloleo, Kecamatan Galela Utara, pada Selasa, 07 Januari 2025, pukul 11.15 WIT.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Halmahera Utara dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah diminta untuk merespons cepat situasi tersebut guna memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi potensi banjir susulan.
Dalam keterangannya, Wakil Bupati Halut menegaskan bahwa Desa Tutumaloleo menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir paling luas dan hampir merata di seluruh bagian desa.
Baca Juga: Hujan Deras, Jalan Bastiong Karance Ternate Tergenang dan Picu Kemacetan Panjang
“Saya bersama Ibu Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara dan Bapak Kepala BPBD sudah turun langsung ke wilayah utara, tepatnya di Desa Tutumaloleo, sebagai salah satu desa yang terdampak cukup luas dan hampir merata,” ujar Kasman.
Wakil Bupati juga menyoroti tiga fokus utama penanganan infrastruktur yang harus segera ditindaklanjuti:
- Pembangunan tanggul sepanjang alur sungai yang selama ini meluap dan menggenangi permukiman warga.
- Perbaikan dua jembatan vital yang menghubungkan jalur Trans Halmahera hingga Loloda. Jembatan yang rusak ini dianggap sangat krusial karena menjadi akses utama masyarakat.
- Penataan aliran sungai dan drainase untuk mencegah luapan berulang saat curah hujan tinggi.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, SMP Negeri 18 Halut Terendam Banjir Hingga 1 Meter
“Banjir yang paling berat juga kita hadapi adalah kerusakan dua jembatan yang menghubungkan Trans Halmahera sampai Loloda. Ini menjadi perhatian serius dan harus segera kita tindak lanjuti untuk perbaikan,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Ketua DPRD Halut, Kepala BPBD, Kepala Desa Tutumaloleo Fait Do Bayan, serta sejumlah warga setempat.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
