Daerah

Resmi Diluncurkan! Tidore Gaungkan Gerakan Zero Sampah Plastik dari Pantai Tugulufa

Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi meluncurkan gerakan Zero Sampah Plastik di kawasan Pantai Tugulufa melalui kegiatan bertema “Dari Tugulufa Untuk Bumi, Tidore Menuju Zero Sampah Plastik”. Launching tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, Sabtu (14/02/2026).

Ahmad Laiman menjelaskan, persoalan sampah saat ini bukan lagi sekadar isu kebersihan, melainkan telah menjadi tantangan serius bagi lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat.

“Isu sampah bukan lagi sekadar persoalan kebersihan, tetapi sudah menjadi tantangan besar bagi lingkungan dan keberlanjutan hidup masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan perlu menetapkan kawasan strategis ruang publik sebagai kawasan zero sampah. Karena itu, diperlukan kolaborasi bersama untuk menjadikan Tugulufa maupun Tidore sebagai kawasan bebas sampah plastik,” tegasnya.

Baca Juga: Jaga “Ingatan Negara”, 30 Taruna STPN Diterjunkan Restorasi Arsip Pertanahan Pascabencana di Aceh Tamiang

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan OPD, camat, lurah hingga masyarakat, untuk membangun koordinasi dan kolaborasi nyata. Menurutnya, aksi langsung di lapangan jauh lebih penting dibanding kegiatan seremonial tanpa tindak lanjut.

“Action di lapangan lebih nyata dibandingkan kegiatan seremonial yang selesai tanpa hasil,” ujarnya.

Ahmad Laiman berharap program ini dapat menjadi pilot project bagi kecamatan serta kelurahan/desa lainnya di Kota Tidore Kepulauan.

Sementara itu, Camat Tidore, Sahril Toduho, menegaskan bahwa launching tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata Kecamatan Tidore bersama 11 lurah dalam mengurangi sampah plastik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Baca Juga: Stop Alih Fungsi Sawah! Pemerintah Tetapkan Lahan Sawah Dilindungi di Seluruh Indonesia

“Sebelum launching, berbagai kegiatan telah dilakukan, termasuk aksi pemilahan sampah plastik di kawasan Pantai Tugulufa serta pembentukan bank sampah tingkat kecamatan dan unit bank sampah di setiap kelurahan,” jelasnya.

Program tersebut bertujuan mengurangi sampah plastik mulai dari rumah tangga hingga ruang publik agar dapat dikelola dan didaur ulang secara berkelanjutan.

Melalui gerakan “Dari Tugulufa untuk Bumi”, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap komitmen zero sampah plastik tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan demi menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: