IPM Kota Ternate Resmi Dikukuhkan 2026–2028, Generasi Baru Muhammadiyah Siap Tancap Gas!
Ternate – Dinamika keorganisasian terus dikembangkan sebagai upaya membentuk karakter serta jiwa kepemimpinan generasi muda menuju kemajuan bersama.
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Ternate kini memasuki babak baru dalam keberlanjutan kepemimpinannya. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, IPM memiliki peran strategis dalam mencetak kader-kader pemimpin masa depan.
Kepengurusan IPM Kota Ternate masa khidmat 2026–2028 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula MAN 1 Kota Ternate Utara, Selasa (28/04/2026).
Baca Juga: Laga Penentuan! Malut United Siap “Hancurkan” PSBS, Hendri: Kerahkan 200 Persen!
Dalam arahannya, Dr. Musa Marengke, S.Ag., M.Pd menegaskan bahwa kekuatan kader menjadi kunci utama dalam membangun masa depan organisasi. Ia berharap komunikasi dan silaturahmi antara IPM dengan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah (Ortom) terus diperkuat.
“PWM Maluku Utara pada prinsipnya akan terus mendukung penguatan kader dan peningkatan kualitas kepemimpinan IPM ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa masa depan Muhammadiyah sangat ditentukan oleh generasi muda, khususnya IPM.
“Masa depan Muhammadiyah terletak pada IPM hari ini. Generasi muda adalah penentu arah organisasi di masa mendatang,” tegasnya.
Baca Juga: Pesan Menyentuh Bupati Saat Lepas CJH Haltim ke Tanah Suci
Menurutnya, lahirnya generasi baru yang memiliki kekuatan intelektual, kreativitas, inovasi, serta akhlakul karimah menjadi penentu arah gerakan Muhammadiyah di Maluku Utara.
Ia mengibaratkan IPM sebagai “pena” yang akan menuliskan masa depan Muhammadiyah melalui narasi, gagasan, dan karya nyata.
Sementara itu, Ketua IPM Maluku Utara, M. Risky K. La Nani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukanlah garis awal, melainkan momentum pembuktian.
“IPM tidak lagi menunggu angin reda. Masa stagnasi telah berlalu. Hari ini IPM menunjukkan kemajuan nyata, bukan sekadar retorika, tetapi kerja-kerja konkret yang terukur,” ungkapnya.
Baca Juga: Upacara OTDA ke-30 di Haltim, Ini Pesan Penting Bupati Ubaid Yakub
Ia juga memaparkan sejumlah capaian IPM Maluku Utara sepanjang 2025, di antaranya pelaksanaan kegiatan Taruna Sakti di berbagai daerah, termasuk di Kota Ternate, Halmahera Timur, hingga rencana ekspansi ke Kota Tidore Kepulauan.
Selain itu, IPM juga telah melaksanakan program penguatan nalar kritis melalui Madrasah Intelektual serta Taruna Latih II pada tahun 2026.
Di sisi lain, Ketua IPM Kota Ternate, Keyzha Kencana Kusumawardani, menegaskan bahwa amanah kepemimpinan bukan sekadar seremonial, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja nyata.
“Hari ini bukan sekadar pengukuhan, tetapi amanah. Kita tidak hanya berdiri menyampaikan janji, tetapi harus membuktikan melalui gerakan dan aksi nyata,” ujarnya.
Baca Juga: Di Depan Mahasiswa, Nusron Tegas: Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk tetap solid dan berkolaborasi dalam menjalankan roda organisasi.
Kegiatan pengukuhan ini mengusung tema:
“Transformasi Dakwah IPM: Membangun Ekosistem Sekolah Ramah Pelajar dan Bebas Kekerasan.”
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Dr. Musa Marengke, Dr. Karman La Nani, Sekretaris DPD IMM Maluku Utara Fitriyani Ansar, jajaran pimpinan IPM Maluku Utara, dewan guru sekolah Muhammadiyah, serta para pelajar.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan seminar sebagai bagian dari penguatan kapasitas kader.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
