Daerah

Bupati Haltim Turun Tangan! Ungkap Penyebab Banjir Maratana Jaya–Dorolamo, Siapkan Solusi Menyeluruh

Haltim – Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, memimpin rapat koordinasi penanganan banjir yang melanda Desa Maratana Jaya dan Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Halmahera Timur Nomor 188.45/362/55/2026 tentang Pembentukan Tim Observasi dan Verifikasi Penanganan Banjir di dua desa tersebut.

Dalam arahannya, Bupati Ubaid Yakub menegaskan bahwa pemerintah daerah menginginkan penyelesaian persoalan banjir berbasis data dan fakta lapangan, sehingga setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran.

“Hari ini kita berkumpul untuk mencari solusi konkret berdasarkan data hasil observasi dan investigasi yang telah dilakukan tim di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah ini diambil agar pemerintah dapat melihat persoalan secara komprehensif, sehingga penanganan banjir dapat dilakukan secara terukur, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Dipanggil Polda Malut, IKA Togale Halsel Siap Bongkar Kasus Dugaan Pelecehan Tarian Cakalele

Berdasarkan hasil investigasi, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur akan menyusun langkah penanganan yang lebih komprehensif melalui sinergi lintas sektor. Upaya tersebut meliputi evaluasi aspek teknis infrastruktur, tata kelola lingkungan, hingga aktivitas perusahaan di sekitar wilayah terdampak.

Bupati berharap rapat koordinasi ini menghasilkan kebijakan konkret, baik untuk penanganan jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga masyarakat terdampak dapat merasakan keamanan dan kenyamanan.

Sementara itu, Ketua Tim Observasi dan Verifikasi, Tarudin, S.Hut., memaparkan sejumlah faktor utama penyebab banjir di wilayah tersebut, antara lain tingginya intensitas curah hujan, kondisi geografis yang berada di kawasan cekungan, serta menurunnya kapasitas kanal dan drainase.

Selain itu, tim juga menemukan tiga titik longsoran di sekitar aliran Sungai Ake Marimba yang menghambat aliran air, serta adanya aktivitas pembukaan hutan dan produksi kayu oleh pihak perusahaan di sekitar lokasi.

Baca Juga: Anjas Taher Lepas 101 Atlet Haltim ke POPDA XII Morotai, Target Harumkan Nama Daerah

Tarudin menjelaskan, tim observasi merupakan gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melibatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Inspektorat Daerah, BP4D, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim tersebut bertugas melakukan observasi dan verifikasi lapangan secara menyeluruh, sekaligus merumuskan skema penanganan banjir di Desa Maratana Jaya dan Desa Dorolamo.

Selain itu, tim juga melakukan peninjauan terhadap aktivitas operasional perusahaan di wilayah Maba Tengah serta berkoordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi peningkatan risiko banjir.

Rapat koordinasi turut dihadiri Direktur PT Kirana Cakrawala, Direktur Utama BUMD Halmahera Timur, Camat Maba Tengah, Kepala Desa Maratana Jaya, Kepala Desa Dorolamo, serta seluruh OPD teknis terkait.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: