Daerah

HMI Cabang Ternate Minta KPU, Bawaslu, TNI, Polri menjaga netralitas

Ternate – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate meminta KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri menjaga netralitas menjelang pemungutan surat suara di 14 Februari 2024.

Pasalnya Pemilu kali ini dengan jumlah 5 kertas suara, mulai dari Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/kota sangat berpotensi untuk terjadi kecurangan, sekalipun dalam hal pengawasan dan penyelenggaraannya serba digital. Akan tetapi tidak menutup kemungkin akan ada hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Olehnya itu HMI meminta pihak KPU, Bawaslu, dan TNI Polri agar tetapi menjadi contoh yang baik dalam meyukseskan pemilu kali ini. Kami berharap KPU dan bawaslu agar menjalankan tupoksi sesuai dngan peraturan perundangan undangan, serta bisa berkolaborasi dngan TNI-Polri agar menjaga agar pemilu berjalan dngan damai dan kondusif.

Sebab bukan hal baru lagi, disetiap pemilu ke pemilu pastinya ada saja hal-hal diluar dugaan kita bisa terjadi, misalnya keterlibatan pihak pemerintah baik pada tingkat pemerintah desa sampai pusat yang nyatanya dapat merugikan kita semua.

Tentunya hal demikian telah di atur dalam UU No 10 Tahun 2016 pasal 71 ayat 1 dan 71 ayat 3. Yang nyatanya merugikan kandidat lain.

Segala ketentuan telah diatur dalam PKPU No 7 Tahun 2018 dan Perbawaslu No 11 Tahun 2023. Maka segala asas harus di jaga demi menjaga pemilu yang jujur, adil serta bermartabat.

Kami menghimbau juga kepada seluru elemen masyarakay agar bisa sama-sama menjaga marwa pemilu dengan tidak menyebarakan berita Hoax, Issu Sara, Provokasi, Politik Identitas, serta sama kita melawan Politik Uang. (*)

Silahkan Berbagi: