Daerah

Bhabinkamtibmas Bersama Badan Syara Masjid Alharomain Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Kepulauan Sula – Bhabinkatibmas Desa Modapia, Bripka Alfe Abdi Ajmal bersama Badan Syara atau Badan Pengurus Masjid Alharomain Desa Modapia, Kecamatan Mangole Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, bersama-sama melantunkan Puji-Pujian serta Shalawat dalam memperingati peristiwa perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, 27 Rajab 1445 Hijriah. (8/2/2024)

Peristiwa bersejarah Isra’ Mi’raj yang luar biasa dan tidak bisa dinalar oleh akal ini, pada kalangan masyarakat tertentu masih menjadi Amalan Tahunan Memuji Rasulullah Muhammad Bin Abdullah lewat lantunan shalawat yang berada di dalam Kitab Barjanji.

Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram Makkah ke Baitul Maqdis, kemudian Nabi Muhammad di temani Malaikat Jibril dengan Izin Allah Swt menembus tujuh petala langit hingga sampai ke Sidratulmuntaha.

Isra Mi’raj juga adalah bentuk penghiburan dari Allah Swt kepada Baginda Muhammad Saw karena pada waktu itu Baginda Muhammad Saw berada dalam kesedihan yang sangat dalam sebab kematian Istri tercinta beliau Siti Aminah Alkubra dan pamannya Abu Thalib

Selain sebuah penghiburan dari Allah Swt atas kesedihan Nabi Muhammad, Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Kanjeng Nabi Muhammad Rasullullah Saw menggunakan kendaraan Makhluk yang bernama Buraq dan dikawal oleh Malaikat Jibril sampai ke Sidratulmuntaha untuk menerima Wahyu secara langsung yaitu Shalat Lima Waktu dalam sehari semalam (1×24 Jam) yang diwajibkan kepada Baginda Nabi Muhammad dan seluruh Ummatnya.

Bripka Alfe Abdi Ajmal kepada Malutcenter.com mengatakan, menurut warga Pembacaan Amal Isra’ Mi’raj ini sudah turun temurun diadakan dan sudah menjadi kebiasaan dan harus dipertahankan.
Tetapi kenyataannya malah terlihat kurangnya antusias dari warga dalam acara peringatan tersebut.

Saya baru beberapa bulan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Modapia yang penduduknya beragama Islam, tapi saya sangat heran ketika melihat kurangnya antusias Warga dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Kita Baginda Muhammad Saw. Terang Bripka Alfe.

Di dalam pembacaan Amal Isra’ Mi’raj yang terlihat hanya pengurus Masjid dan tiga orang Perangkat Desa serta dua atau tiga orang warga yang mengikuti pembacaan Amal Isra’ Mi’raj. Tutup Bhabinkamtibmas.

Silahkan Berbagi: