Dosen Unkhair Terapkan Teknologi IoT untuk Hidroponik di Koperasi Baba Farm Torano
Ternate – Tim dosen Universitas Khairun sukses melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek, dengan menghadirkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengelolaan pertanian hidroponik di Koperasi Baba Farm Torano, Kota Ternate. Program ini dipimpin oleh Muhammad Natsir Rahman, S.T., M.T., dengan anggota Aisjah Rachmawaty Ryadin, S.P., M.Sc., Ph.D., dan Imam Hizbullah, S.T., M.Eng.
Kegiatan hibah ini menjawab persoalan utama koperasi dalam menjaga kestabilan pH dan nutrisi tanaman hidroponik. Selama ini, pemantauan dilakukan secara manual, membutuhkan waktu, dan rentan menimbulkan ketidakkonsistenan data. Akibatnya, kualitas panen tidak seragam dan produktivitas menurun.
Melalui sistem berbasis IoT, sensor pH dan TDS dipasang pada tangki nutrisi, kemudian data dikirim ke platform cloud yang bisa diakses lewat smartphone maupun komputer. Sistem ini tidak hanya memantau kondisi larutan secara real-time, tetapi juga memberi notifikasi otomatis jika parameter berada di luar ambang batas ideal. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan efisiensi waktu, penurunan biaya operasional, serta panen yang lebih optimal dan seragam.
Selain itu, program hibah DRTPM ini juga mencakup sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan bagi anggota koperasi agar mampu mengoperasikan teknologi baru tersebut. Dampaknya, Baba Farm Torano kini memiliki kapasitas lebih baik dalam mengadopsi teknologi pertanian modern sekaligus memperkuat daya saing produk hidroponik di pasaran.
Ke depan, tim PKM merencanakan evaluasi lanjutan, publikasi jurnal, serta pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari luaran kegiatan. Program hibah DRTPM ini diharapkan menjadi role model penerapan teknologi IoT dalam pertanian perkotaan dan mendukung ketahanan pangan lokal secara berkelanjutan.
