Dari Halbar ke Morotai, 6 Wasit Malut Lulus Kursus Nasional PSSI 2025. Siapa Saja!
Ternate – Prestasi membanggakan diraih Maluku Utara di kancah sepak bola nasional. Sebanyak enam perwakilan daerah ini resmi lulus “C1-C Men Referee Preparatory Course – Soeratin, EPA, dan Liga 3” yang digelar PSSI di Kinasih Resort, Depok, 19–24 Agustus 2025.
Dari 15 peserta Maluku Utara yang mengikuti kursus, enam orang dinyatakan lulus dan siap menjadi perangkat pertandingan resmi. Mereka adalah:
- Faisal Abd Wahid (Wasit) – Halmahera Barat
- Sarjudin Nifu (Wasit) – Halmahera Barat
- Tri Rachmad Tjadmiko (Asisten Wasit) – Halmahera Barat
- Rahmad Ma’sud (Asisten Wasit) – Halmahera Barat
- M. Irfan Soleman (Asisten Wasit) – Halmahera Utara
- Salmin Safar (Asisten Wasit) – Pulau Morotai
Baca Juga: Bintang dari Timur Season 3 Resmi Diluncurkan: Musisi Malut Siap Go Nasional dengan Karya Original!
Keberhasilan ini merupakan bagian dari Program Strategis Pengembangan Wasit dan Asisten Wasit PSSI yang bertujuan meningkatkan kualitas perangkat pertandingan nasional, khususnya di kompetisi Piala Soeratin, EPA, dan Liga 3 musim 2025/2026.
Kursus selama hampir sepekan tersebut mencakup pembekalan teori di Kinasih Resort dan praktik lapangan di Stadion Pakansari, Cibinong. Peserta dibekali pengetahuan tentang peraturan pertandingan terbaru, pengelolaan fisik, hingga manajemen laga yang sesuai dengan standar nasional.
Baca Juga: Piagam Ternate Dinilai Nihil Substansi, KAHMI Harus Lebih Berani Suarakan Kepentingan Kawasan Timur
Salah satu peserta asal Kecamatan Galela, Halmahera Utara, yang mendapatkan rekomendasi dari Askab Halut, M. Irfan Soleman menyampaikan rasa bangga dan harapannya.
“Pribadi, harapan saya dengan lolosnya kami pada seleksi nasional ini bisa menjadi motivasi bagi anak muda Maluku Utara, khususnya di Halut, agar berani ikut berkompetisi di ajang nasional, khususnya sebagai wasit sepak bola,” ungkapnya kepada media ini.
Dengan kelulusan ini, keenam wakil Maluku Utara berpeluang memimpin berbagai pertandingan resmi, baik di level regional maupun nasional. Hal ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi generasi muda Maluku Utara untuk menekuni jalur karier sebagai perangkat pertandingan profesional. (Red)
Editor: AbangKhaM
