Pemprov Malut Pacu Gerai Koperasi Merah Putih, Ribuan Desa Sudah Usulkan Lahan
Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Konsolidasi Teknis dan Akselerasi Pendataan Lahan untuk pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, bertempat di Kediaman Eks Crysant, Jumat (19/12/2025).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Syamsudin Abdul Kadir, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, para asisten dan staf ahli, serta kepala OPD terkait dari kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Syamsudin Abdul Kadir menegaskan pentingnya pengembangan koperasi sebagai instrumen strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Baca Juga: Semarak HAB ke-80, Kemenag Halut Gelar Lomba Gerak Jalan Indah dari Toweka ke Soasio
“Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, La Ide Ahmad P. Balombo, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 guna mempercepat pembangunan infrastruktur koperasi desa di seluruh Indonesia.
“Kami berharap Maluku Utara dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pengembangan koperasi desa dan kelurahan,” katanya.
Baca Juga: Sekda Haltim Terima Satker PUPR, Pembangunan SPPG di Maba dan Geltoli Segera Direalisasikan
Dalam laporan progres yang disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, WA Zaharia, disebutkan bahwa dari total 1.185 koperasi desa/kelurahan, sebanyak 1.166 koperasi telah mengusulkan lahan, dan 42 koperasi di antaranya telah memulai proses pembangunan.
Pembangunan fisik gerai pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat ini tersebar di sejumlah daerah, antara lain Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Pulau Morotai, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.
Rapat koordinasi ini juga membahas sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan lahan milik pemerintah serta kompleksitas proses legalitas lahan.
Baca Juga: Penuh Kehangatan! HIPMA Halut Jakarta Rayakan Natal 2025, Pererat Persaudaraan Anak Rantau
“Kami berharap ada solusi konkret agar proses pembangunan gerai koperasi ini dapat dipercepat,” ungkap WA Zaharia.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan koperasi desa di Provinsi Maluku Utara.
Reporter: Randi Ishab
Editor: AbangKhaM
