Gubernur Sherly Tjoanda Instruksikan Job Fair Pasca Lebaran, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal
Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meminta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara untuk menyelenggarakan Job Fair pasca Hari Raya Idul Fitri 2026. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas akses lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Hal itu disampaikan Gubernur Sherly Tjoanda usai meresmikan Kantor Disnakertrans Provinsi Maluku Utara yang berlokasi di Desa Durian, Kecamatan Oba Utara, Kota Sofifi, Selasa (20/01/2026).
Menurut Sherly, langkah pertama yang harus dilakukan Disnakertrans adalah memastikan seluruh perusahaan yang beroperasi di Maluku Utara memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal.
“Yang pertama, Disnakertrans harus memastikan sebanyak mungkin perusahaan yang beroperasi di Maluku Utara menggunakan sumber daya manusia dari tenaga kerja lokal,” tegas Sherly.
Baca Juga: Viral! Oknum ASN Unkhair Diduga Pungli SNPMB, Minta Transfer Rp15 Ribu Iming-iming Bocoran Soal
Selain itu, ia meminta agar Disnakertrans melakukan inventarisasi dan komunikasi langsung dengan pihak perusahaan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam menyerap tenaga kerja lokal.
“Yang kedua, diinventaris dan dikomunikasikan dengan mereka. Dicari apa permasalahannya, apa kekurangan SDM lokal yang belum memenuhi kriteria,” jelasnya.
Dari hasil inventarisasi tersebut, lanjut Sherly, pemerintah daerah kemudian menyusun perencanaan pelatihan kerja yang terarah guna meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM lokal agar dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga: Akses Terputus! Pemkab Halut Turunkan Dua Excavator Buka Jalan Longsor Menuju Doitia
“Nanti dibuatkan perencanaan kerja untuk pelatihan yang bisa meningkatkan SDM lokal agar mereka dapat diterima bekerja,” ujarnya.
Sherly juga menegaskan bahwa pihaknya secara konsisten mengingatkan para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan manajemen perusahaan untuk mengutamakan tenaga kerja lokal, meskipun diakui masih terdapat sejumlah keterbatasan keterampilan.
“Saya selalu ingatkan pemilik IUP dan manajemennya agar mengutamakan SDM lokal. Memang ada catatan, beberapa skill kita masih kurang, tapi itu tugas pemerintah untuk meng-upgrade,” bebernya.
Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Disnakertrans akan terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal melalui berbagai program pelatihan, termasuk yang difasilitasi oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).
Sherly menambahkan, pelaksanaan Job Fair pasca Lebaran menjadi momentum penting untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.
“Tahun lalu sudah ada launching job fair. Tahun ini kita akan laksanakan job fair setelah lebaran, setelah semua data dan rekap kebutuhan tenaga kerja disampaikan kepada saya,” pungkasnya.
Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM
