Tragis! Pekerja Muda Tewas Tertimpa Besi 5 Ton di Kawasan Industri IWIP
Halteng – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri nikel Maluku Utara. Seorang pekerja muda berinisial N (22) dilaporkan tewas setelah tertimpa besi raksasa seberat sekitar 5 ton di area Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu pagi, 15 Maret 2026, sekitar pukul 09.30 WIT di lokasi ekstrusi milik PT KAI.
Korban diduga meninggal dunia di tempat setelah tertimpa material baja jenis H-Beam berukuran besar yang tiba-tiba roboh saat proses bongkar muat berlangsung.
Baca Juga: Sambut Malam Lailatul Qadar, Pemuda Kalumata Ternate Siap Gelar Kololi Gam
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban diperintahkan oleh seorang pekerja lain yang diduga bertindak sebagai pengawas untuk melepas klem pada besi H-Beam yang baru saja dipindahkan dari crane ke bak truk trailer. Korban juga sempat memperbaiki tali seling yang terpasang pada material tersebut.
Namun nahas, di tengah proses tersebut, besi sepanjang sekitar 9 meter dengan lebar sekitar 2 meter itu tiba-tiba jatuh dan menimpa korban di sisi kiri truk.
Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa posisi besi saat itu masih dalam kondisi berdiri vertikal, yang dinilai sangat berbahaya dan memiliki risiko tinggi dalam proses bongkar muat.
Baca Juga: Ikuti Maklumat PP Muhammadiyah, Warga Muhammadiyah Halmahera Utara Lebaran 20 Maret
Dugaan sementara mengarah pada adanya kelalaian dalam penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Prosedur pengamanan terhadap material berat diduga tidak dijalankan secara optimal, sehingga memicu kecelakaan fatal tersebut.
Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden yang merenggut nyawa pekerja tersebut. Kepala Seksi Humas Polres Halmahera Tengah, Amir Mahmud, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Sedang diselidiki,” ujarnya singkat.
Polisi akan mendalami kemungkinan adanya pelanggaran prosedur kerja maupun unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM
