Daerah

Gempa M 7,6 Guncang Ternate, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami

Ternate – Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Ternate mengeluarkan peringatan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang berpotensi tsunami, Kamis (2/4/2026).

Gempa terjadi pada pukul 07.48 WIT dengan pusat berada di perairan sekitar Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada kedalaman 62 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Ternate, Gede Eriksana Yasa, menyampaikan bahwa wilayah Ternate, Tidore, dan Halmahera sempat berada dalam status siaga.

Baca Juga: 282 Usulan Mengemuka di Musrenbang Haltim 2027, Bupati Tekankan Pelayanan Publik dan SDM Jadi Prioritas

“Di Ternate dilaporkan ada beberapa rumah mengalami kerusakan ringan, seperti plester dinding yang jatuh. Namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gempa yang terjadi di laut dengan kedalaman relatif dangkal ini sempat berpotensi memicu tsunami dengan estimasi ketinggian antara 0,5 hingga 3 meter.

Namun, berdasarkan pemantauan BMKG, potensi tsunami di wilayah Ternate telah berlalu dan tidak menunjukkan dampak signifikan.

Baca Juga: Sejarah Baru! Halmahera Utara Ekspor Perdana Cocopeat dan Cocochip Langsung dari Tobelo ke Taiwan

“Untuk wilayah Ternate, waktu estimasi tsunami sudah lewat dan ketinggiannya sangat kecil, sehingga tidak signifikan,” jelasnya.

BMKG juga mencatat hingga saat ini telah terjadi tujuh kali gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil dari gempa utama.

Masyarakat diimbau tetap waspada, menjauhi area pesisir pantai, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG guna menghindari potensi risiko lanjutan.

Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: