ATR/BPN Turun Tangan, Perizinan hingga Lahan Proyek Pantura Dikebut
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Terpadu.
Komitmen tersebut mencakup pengawalan aspek tata ruang, percepatan penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), hingga dukungan dalam pengadaan tanah.
“Ada tiga hal dukungan kami, yakni sinkronisasi rencana tata ruang dengan rencana induk, percepatan perizinan KKPR, dan pengadaan tanah,” ujar Ossy dalam Kick Off Meeting di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Diduga Tercemar, Pemda Haltim Panggil Sejumlah Perusahaan Tambang di Teluk Buli
Ia menjelaskan, saat ini Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) tengah direvisi dan telah mengakomodasi program perlindungan pesisir, termasuk pembangunan Giant Sea Wall.
Penyesuaian juga akan dilakukan di tingkat daerah agar selaras dengan rencana induk nasional.
Selain itu, ATR/BPN siap mempercepat penerbitan KKPR, terutama jika proyek tersebut ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan tetap memperhatikan kewenangan lintas sektor, baik di wilayah laut, kawasan hutan, maupun wilayah lainnya.
Dalam hal pengadaan tanah, Ossy menegaskan kesiapan penuh ATR/BPN untuk mendukung kelancaran pembangunan.
Baca Juga: 23 Dokter Baru Unkhair Resmi Disumpah, Sonia Buyung Cetak Nilai Nasional 99,3
“Kami mendorong penguatan working group lintas kementerian dan lembaga agar integrasi serta sinkronisasi peta dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan proyek ini.
“Pendekatan tidak bisa parsial. Harus terintegrasi dari hulu ke hilir, dari darat hingga laut, serta melibatkan semua pihak,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri para menteri, kepala lembaga, serta kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia. Wamen ATR/Waka BPN juga didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana.
Editor: AbangKhaM
