IKA TOGALE Halsel Peringatkan Akun TikTok Diduga Hina Tarian Cakalele
Halsel – Ketua Bidang Hukum IKA TOGALE (Ikatan Keluarga Tobelo-Galela) Halmahera Selatan, Suwarjono Buturu, S.H., M.H., menyampaikan peringatan hukum terhadap akun TikTok milik Angga Darmawan yang diduga mengunggah konten bernuansa penghinaan terhadap Tarian Cakalele, salah satu warisan budaya masyarakat Tobelo-Galela.
Suwarjono menegaskan bahwa Tarian Cakalele bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan simbol identitas, kehormatan, serta sejarah perjuangan masyarakat Tobelo dan Galela yang diwariskan secara turun-temurun.
“Cakalele mengandung nilai keberanian, solidaritas, penghormatan kepada leluhur, serta jati diri masyarakat adat Tobelo-Galela. Kami menyesalkan adanya konten yang bernuansa penghinaan atau merendahkan nilai budaya tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebebasan berekspresi di media sosial tidak dapat dijadikan alasan untuk menyerang martabat suatu suku maupun kebudayaannya.
Menurutnya, apabila unggahan tersebut terbukti mengandung unsur penghinaan terhadap kelompok masyarakat berdasarkan identitas suku atau budaya, maka hal itu dapat ditelaah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait ujaran kebencian dan penyebaran informasi elektronik yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
“Penegakan hukum terhadap konten media sosial yang melanggar aturan telah beberapa kali terjadi di Indonesia,” tegasnya.
IKA TOGALE Halmahera Selatan meminta pemilik akun terkait untuk segera memberikan klarifikasi serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Tobelo-Galela.
Baca Juga: Resmi Dibuka! MTQ XXXI Maluku Utara Meriah, Wabup Halut Ajak Generasi Muda Cintai Al-Qur’an
Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga persatuan, menghormati keberagaman budaya, serta mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengedepankan penyelesaian secara beradab dan bermartabat. Namun jika tidak ada itikad baik, kami memiliki hak konstitusional untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Suwarjono.
IKA TOGALE juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama menjaga dan menghormati warisan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
“Budaya bukan untuk dihina, melainkan untuk dilestarikan dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
