Dulu Takut Ribet Urus Tanah, Kini Pensiunan Ini Kaget: Ternyata Mudah dan Bisa dari HP!
Pengalaman berbeda dirasakan Hadi Susilo (59), seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), saat mendatangi layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Mal PGC Pelayanan Publik, Jakarta.
Kedatangannya bertujuan mencari informasi terkait pengurusan tanah, khususnya mengenai Akta Jual Beli (AJB) dan Sertipikat Hak Milik (SHM). Namun, kunjungan tersebut justru mengubah cara pandangnya terhadap layanan pertanahan.
Sebelumnya, Hadi mengaku memiliki anggapan bahwa urusan pertanahan identik dengan birokrasi yang rumit dan biaya mahal. Persepsi itu membuatnya enggan mengurus dokumen tanah selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Wamen ATR Ossy Dermawan Ajak “Muliakan Sungai”: Dari Ciliwung untuk Peradaban Bangsa
“Mindset saya, ngurus ini kayaknya rumit dan berbelit-belit. Mungkin biayanya juga mahal. Tapi setelah dapat penjelasan, kekhawatiran saya hilang. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan,” ujar Hadi saat ditemui di lokasi.
Di tengah aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, Hadi melihat langsung bagaimana layanan pertanahan kini hadir lebih dekat dan mudah diakses. Ia menilai, persoalan utama yang selama ini dihadapi masyarakat bukan pada proses yang sulit, melainkan kurangnya informasi yang memadai.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya pelayanan di sini. Ini membantu masyarakat yang jarang mendapat informasi atau kurang sosialisasi. Kami kadang tidak tahu harus cari informasi ke mana,” katanya.
Setelah memahami persyaratan secara jelas, Hadi berencana segera melanjutkan proses pengurusan tanah miliknya sesuai arahan petugas.
Baca Juga: Sertipikat Tanah Kini di HP! Warga Rasakan Manfaat Sertipikat Elektronik Lebih Aman dan Praktis
“Insyaallah setelah ini saya akan urus. Persyaratan akan saya lengkapi, lalu saya ikuti arahan yang sudah dijelaskan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Hadi juga baru mengetahui keberadaan aplikasi Sentuh Tanahku yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan pertanahan secara digital melalui telepon genggam.
Menurutnya, kehadiran layanan langsung di pusat perbelanjaan serta dukungan aplikasi digital menjadi solusi bagi masyarakat awam untuk lebih mudah mendapatkan informasi resmi.
“Saya sebagai warga negara sangat berterima kasih. Layanan ini sangat membantu masyarakat seperti kami. Dengan aplikasi dan pelayanan seperti ini, ternyata semuanya lebih mudah,” pungkasnya.
Editor: AbangKhaM
