Usai Lumpuh Akibat Bencana, Kantah Aceh Tamiang Kembali Beroperasi, Nusron Dorong Digitalisasi Arsip
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau langsung Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi Sumatera 2025, Kamis (23/07/2026).
Dalam kunjungannya, Nusron memastikan bahwa pelayanan pertanahan kepada masyarakat kini telah kembali berjalan setelah sempat terhenti akibat kerusakan bangunan dan fasilitas pascabencana.
“Alhamdulillah, sekarang pelayanan sudah kembali aktif. Waktu itu sempat tertunda sekitar dua bulan karena kondisi pascabencana dan kami harus mengungsi,” ujar Nusron.
Baca Juga: Wabup Halut Resmi Luncurkan Peta Jalan Literasi 2026–2030, Targetkan SDM Unggul dan Berdaya Saing
Kantah Aceh Tamiang menjadi salah satu kantor yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir dan tanah longsor pada 2025. Selama masa pemulihan, layanan pertanahan sempat dialihkan ke Kota Langsa untuk memastikan masyarakat tetap terlayani.
Didampingi Kepala Kantah Aceh Tamiang, Husni, Nusron meninjau sejumlah fasilitas yang terdampak, termasuk ruang penyimpanan arsip pertanahan. Ia menekankan pentingnya momentum pemulihan ini untuk memperkuat sistem pengelolaan arsip melalui digitalisasi.
Menurutnya, digitalisasi dan penggunaan mikrofilm menjadi langkah strategis untuk melindungi data pertanahan dari risiko kerusakan akibat bencana di masa mendatang.
“Dengan digitalisasi, data akan lebih aman dan pelayanan bisa dipulihkan lebih cepat jika terjadi bencana,” jelasnya.
Baca Juga: Kabar Baik untuk MBR! Pemerintah Percepat Sertipikasi Tanah, 1,1 Juta Rumah Jadi Prioritas
Meski pelayanan telah kembali berjalan, proses rehabilitasi kantor masih berlangsung secara bertahap. Perbaikan gedung dan fasilitas penunjang terus dilakukan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses layanan.
Dalam kesempatan tersebut, Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung proses rehabilitasi Kantah Aceh Tamiang.
“Saya berterima kasih kepada Menteri Pekerjaan Umum, Bappenas, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kantor ini bisa kembali layak digunakan untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad; Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi.
Editor: AbangKhaM
