Olahraga

Dodaga Cup I Meledak! KONI Haltim Siapkan Jadi Agenda Tahunan, Bibit Muda Mulai Diburu

Haltim – Open Tournament Sepak Bola Gawang Sedang Dodaga Cup I resmi berakhir di Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (30/8/2026).

Tingginya antusiasme masyarakat dan kualitas pertandingan membuat turnamen tersebut mendapat perhatian serius dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Halmahera Timur.

Ketua KONI Halmahera Timur, Ir. Ricky Ch. Richfat, S.T., M.T., yang menutup langsung turnamen, menyampaikan kabar penting bagi masyarakat Dodaga. KONI Haltim akan mendorong Dodaga Open Tournament menjadi agenda olahraga tahunan.

Baca Juga: Tanah Wakaf Masjid Puluhan Tahun Akhirnya Bersertipikat, ATR/BPN Targetkan 100 Persen pada 2028

“Desa Dodaga mampu melaksanakan kegiatan yang cukup meriah. Tentunya keberhasilan ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, pihak keamanan, dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Ricky.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk menemukan talenta-talenta muda dari desa.

“Melihat animo yang sangat baik, KONI Halmahera Timur akan menetapkan turnamen ini sebagai agenda tahunan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, KONI Halmahera Timur memberikan dukungan dan bonus dengan total Rp35 juta. Bantuan tersebut meliputi Rp20 juta untuk uang pembinaan panitia, bonus masing-masing Rp2,5 juta kepada empat tim yang tampil pada babak final, serta bonus tambahan Rp5 juta untuk panitia.

Baca Juga: Kasman Temui Zulhas, PAN Malut Bidik 4 Kursi DPR RI di Pemilu 2029

“Bonus ini merupakan ucapan terima kasih karena kegiatan olahraga seperti ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Ricky.

Selain keberlanjutan turnamen, KONI Haltim juga mendorong pembenahan fasilitas olahraga di Desa Dodaga. Ricky mengajak Pemerintah Desa Dodaga dan Pemerintah Kecamatan Wasile Timur bersama-sama memperbaiki lapangan sepak bola agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan generasi muda.

“Pak Kades dan Pak Camat, kita mempunyai tanggung jawab untuk membenahi lapangan ini. Kita harus memberikan dukungan agar generasi muda mempunyai wadah untuk menyalurkan bakat mereka,” ujarnya.

Turnamen tersebut juga menjadi momentum bagi KONI Haltim untuk mengamati potensi pemain muda. Ricky menyebut terdapat sejumlah pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan prospek untuk dikembangkan.

Baca Juga: Bupati Ubaid Raih Pimpinan Daerah Award 2026, Halmahera Timur Unggul di Kategori Pelayanan Publik

KONI Haltim selanjutnya akan berkoordinasi dengan ASKAB PSSI untuk melakukan seleksi terhadap pemain-pemain potensial tersebut. Mereka nantinya diproyeksikan memperkuat tim Halmahera Timur pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Mudah-mudahan bibit-bibit dari Dodaga dapat menjadi bagian dari tim inti sepak bola Halmahera Timur pada Porprov maupun Popda untuk mewakili daerah di tingkat provinsi,” harap Ricky.

Pada laga final, PS Mekarsari keluar sebagai juara setelah menundukkan AIMOP VC dengan skor telak 3-0.

Sementara itu, perebutan tempat ketiga berlangsung ketat. TABADOKLO VC berhasil mengalahkan EKLESIA JUNIOR melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.

Baca Juga: 60 Tahun Mengabdi, IAIN Ternate Bersiap Menoreh Sejarah Baru Menuju UIN Sultan Baabullah

Dengan berakhirnya Dodaga Cup I, Ricky berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi menjadi awal pembinaan sepak bola yang lebih terarah di Halmahera Timur.

Ia juga berharap Dodaga Cup dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan sepak bola, disiplin, sportivitas, semangat persaudaraan, dan prestasi.

Reporter: Tim Malut Center | Editor: AbangKham

Silahkan Berbagi: