Wamen ATR/BPN Minta Irjen Baru Perkuat Early Warning System Korupsi dan Sengketa Lahan
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, meminta Inspektur Jenderal (Irjen) yang baru dilantik, Wahyu Widada, untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Pesan tersebut disampaikan Wamen Ossy saat acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Irjen ATR/BPN di Jakarta, Senin (02/11/2026).
Wahyu Widada resmi mengemban amanat baru menggantikan Pudji Prasetijanto Hadi yang telah bertugas selama satu setengah tahun.
Dalam arahannya, Wamen Ossy menegaskan pentingnya pergeseran peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Menurutnya, APIP tak sekadar bertugas menemukan pelanggaran, melainkan harus memberikan early warning (peringatan dini) guna mengantisipasi potensi masalah sebelum membesar.
Baca Juga: 870 Sertipikat Tanah Dibagikan di Halteng, Warga Tiga Kecamatan Terima Kepastian Hukum
“Pengawasan perlu dilakukan secara efektif dengan mengidentifikasi potensi persoalan sejak dini. Kita harus memahami kondisi pegawai di lapangan sekaligus memastikan prosedur dan mekanisme tetap dipatuhi,” ujar Wamen Ossy.
Pengawasan ketat ini difokuskan untuk mengawal sejumlah program strategis nasional, antara lain:
- Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
- Pengadaan tanah untuk kepentingan umum
- Pelaksanaan Reforma Agraria
- Penanganan konflik dan sengketa pertanahan
Baca Juga: Investasi Industri di Haltim Melesat, Sekda Tantang Perumda PCM Jangan Cuma Jadi Penonton
Wamen Ossy juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pudji Prasetijanto Hadi atas dedikasinya selama menjabat sebagai Sekjen hingga Irjen ATR/BPN. Di bawah kepemimpinan Pudji, Itjen ATR/BPN mencatatkan konsistensi tindak lanjut temuan BPK di atas 90% serta sukses mendorong pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Wamen berharap capaian positif tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan oleh Irjen Wahyu Widada demi mewujudkan tata kelola pertanahan yang bersih dan akuntabel.
Editor: AbangKhaM