Pemprov Maluku Utara Tetapkan Halmahera Timur Jadi Lumbung Pangan, 1.000 Hektare Sawah Siap Digarap!
Haltim – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara meneguhkan komitmennya menjadikan Kabupaten Halmahera Timur sebagai lumbung pangan utama daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Pemprov dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemerataan ekonomi di wilayah timur provinsi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Maluku Utara mengalokasikan pengembangan lahan padi seluas 1.000 hektare yang melibatkan 40 kelompok tani dengan total 782 petani di berbagai kecamatan di Halmahera Timur.
Bantuan yang diserahkan meliputi benih padi unggul Inpari 32, pupuk hayati Ormona, pupuk cair Ormonik, dua jenis insektisida (Klopper dan Basvido), serta paket Boom Padi. Selain itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda turut menyerahkan satu unit mesin panen padi (combine harvester) untuk membantu petani mempercepat proses panen dan mengurangi kehilangan hasil di lapangan.
Baca Juga: Pendapatan Daerah Halut Tembus Rp 1 Triliun, DPRD dan Pemkab Sepakati KUA-PPAS 2026
“Dengan benih unggul, pupuk lengkap, dan pendampingan penyuluh lapangan yang lebih intensif, kita menargetkan hasil panen naik dari 3–4 ton menjadi 6–8 ton per hektare. Produktivitas naik, kesejahteraan petani pun ikut naik,” ujar Gubernur Sherly saat kegiatan penanaman padi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wasile Selatan, Rabu (5/11/2025).
Selain penyaluran bantuan, Pemprov juga berkomitmen untuk mengaktifkan kembali Balai Benih Utama (BBU) sebagai pusat pengembangan benih unggul dan inovasi pertanian daerah. Langkah ini diharapkan memperkuat kemandirian petani dalam penyediaan benih lokal berkualitas.
Gubernur Sherly menegaskan bahwa keberhasilan program pangan daerah tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi lintas sektor.
Baca Juga: Yayasan Makulila Tegas: Masyarakat Lingkar Tambang Masih Terpinggirkan di Tengah Derasnya Investasi!
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh kerja sama antara pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, dan masyarakat. Kalau kita kerja bersama, Halmahera Timur bisa menjadi sentra produksi padi terbesar di wilayah timur Maluku Utara,” katanya.
Kegiatan penanaman padi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sabrin Sehe, Forkopimda Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, jajaran Pemkab Haltim, serta para penyuluh dan petani setempat.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, dengan partisipasi langsung para petani dan masyarakat yang ikut menanam bersama Gubernur.
Baca Juga: Sekda Rizal Marsaoly Tegas: Pengurangan TKD Bukan Alasan ASN Kendur Kinerja!
Menutup kegiatan, Gubernur Sherly menyampaikan pesan optimistis bahwa langkah hari ini bukan sekadar menanam padi, tetapi juga menanam masa depan Maluku Utara yang mandiri secara pangan.
“Kita menanam harapan hari ini di Sidomulyo, sebagai komitmen menjadikan Halmahera Timur sebagai lumbung pangan Maluku Utara,” pungkasnya.
Reporter: Randi
Editor: AbangKhaM
