Daerah

LASQI Nusantara Fest 2025 Resmi Dibuka di Ternate, Cetak Generasi Muda Islami Berakhlak dan Berbudaya

Ternate – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku Utara secara resmi membuka Festival Qasidah Rebana Putri & Pop Religi LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku Utara Tahun 2025, yang digelar pada 22 Desember 2025 di Ballroom Gamalama, Bela International Hotel, Ternate.

Festival bergengsi ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang pembinaan bagi generasi muda dalam melestarikan khazanah seni budaya Islami di Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPP LASQI Nusantara Jaya. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa LASQI Nusantara Jaya merupakan organisasi yang berfokus pada pelestarian, pengembangan, dan penyebaran seni qasidah sebagai media dakwah serta perekat ukhuwah umat Islam di Indonesia.

Baca Juga: PAN Malut Gelar Musda VI Serentak, Pasang Target 1 Kursi DPR RI 2029

Menurutnya, LASQI berperan sebagai wadah bagi para seniman muda untuk berkreasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya Islami. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Lebih lanjut, Sekretaris DPP menekankan empat peran utama LASQI, yakni:

  1. Sarana pelestarian seni Islami agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman,
  2. Media dakwah yang efektif dalam menyampaikan pesan moral,
  3. Wadah pembentukan karakter generasi muda yang religius, dan
  4. Perekat ukhuwah antar pecinta seni Islami.

Sementara itu, Ketua Umum DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Konoras, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa LASQI Nusantara Fest merupakan ikhtiar strategis untuk membina bakat sekaligus memperkuat karakter remaja melalui seni suara dan rebana.

Baca Juga: Pemprov Malut Pacu Gerai Koperasi Merah Putih, Ribuan Desa Sudah Usulkan Lahan

Ia berharap festival ini menjadi wadah silaturahmi yang produktif bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat, santri TPQ, hingga binaan majelis taklim di seluruh wilayah Maluku Utara. Tahun ini, festival mengusung tema:
“Melalui Qasidah Rebana Putri dan Pop Religi, Kita Bangun Generasi Muda Islami yang Berakhlak dan Berbudaya.”

Tema tersebut menegaskan bahwa seni tidak semata soal estetika, tetapi juga menjadi instrumen pembentukan akhlakul karimah serta penguatan nilai keislaman dalam kehidupan generasi muda.

Secara keseluruhan, kompetisi ini diikuti puluhan peserta yang terbagi dalam dua kategori utama, yakni Qasidah Rebana Putri (beregu) serta Pop Religi Putra dan Putri (perorangan). Peserta merupakan utusan resmi dari sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di Kota Ternate, Halmahera Utara, Halmahera Selatan, hingga Kabupaten Pulau Morotai.

Baca Juga: Basarnas Ternate Resmi Siaga Nataru 2025/2026, Personel dan Alutsista Dikerahkan

Seluruh peserta dinilai secara objektif oleh Dewan Juri profesional, dengan kriteria penilaian meliputi kualitas vokal, teknik instrumen, penguasaan panggung, serta adab. Keputusan dewan juri bersifat mutlak.

Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi para juara serta sertifikat bagi seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengembangkan seni Islami.

Ketua Panitia, Nurlaila Husin, berharap LASQI Nusantara Fest Provinsi Maluku Utara dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahun sebagai agenda pembinaan seni Islami. Melalui festival ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam berkesenian, tetapi juga berintegritas serta memiliki kecintaan mendalam terhadap budaya Islam Nusantara.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: