“Jaga Halmahera”
Hal-Mah-Era
Era penuh hal
Penuh misi para milisi
Kongsi politisi untuk polusi
___
Apa kabar Halmahera?
Genangan mata air menitikkan air mata
Keangkuhan modernitas menegasi hutan Halmahera.
Nelayan dihantam ombak limbah terbentur hingga membentur timbunan reklamasi
___
Halmahera…
Panas para kopra so tara tarasa
Rindu, papa akan mafafa kalapa yang kian terpenjara. Barahu, menjadi tanya par mama
Daun cengkeh dan pala kini kase tinggal nama
___
Di Halmahera.
Tak hanya darah, laut dan daratannya penuh kemerahan
Penuh ambisi lintah darat
Yang mengeruk habis ekosistem
Hingga flora dan fauna tergerus, hilang satu-satu.
___
Halmahera…
Panjang kisah panjang kasus
Keangkuhan manusia yang lupa amanat
Tentang jagat Halmahera yang dikeramatkan tetua.
Lihat! Kawasi yang tak diawasi hingga direlokasi.
ANTAM menghantam Mabapura yang bahagia pura-pura.
IWIP, menenggelamkan perut weda.
Jakarta menikmati kebahagiaan.
___
Halmahera..
Sudakah bermusim kesentosaan
Sedang Sawit di Gane, NHM di Kao dan IWIP diweda masih saja bikin ulah.
Halmahera didakuh sepihak oleh rantai oligarki. Berkalung kemakmuran, bersuram derita kemanusiaan.
Halmahera sudahkah Bermekar kesejahteraan?
Sedang petani terpaksa jual tanah.
Nelayan kehilangan tangkapannya.
Dan buruh, masih saja jual tenaga.
___
Apa kabar Halmahera?
Ini, tentang kemanusiaan yang tersisih.
Halmahera jadi bukti.
Bersafarlah kepangkuan Halmahera, agar diri memahami asalnya.
Maba 07 Agustus 2023.
