Banjir dan Longsor di Halut Jadi Sorotan Komisi V DPR RI dan BWS Malut
Halut – Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Maluku Utara, Irene Yusiana Roba, serta Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku Utara beserta tim, di Gedung Pertemuan Fredy Tjandua, Kantor Bupati Halmahera Utara, Selasa (10/02/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, memaparkan kondisi banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Halmahera Utara, termasuk upaya penanganan pasca bencana yang telah dan sedang dilakukan pemerintah daerah.
Bupati Piet berharap adanya perhatian serius dari Komisi V DPR RI dan Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku Utara, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor.
Baca Juga: Tanah Kampus UNUTARA Diduga Bermasalah, Ahli Waris Klaim Pembayaran Tak Pernah Lunas
“Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana sangat mendesak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Kami berharap hal ini dapat ditangani melalui kewenangan BWS,” ujar Piet.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Irene Yusiana Roba, menyatakan dukungannya terhadap usulan dan penyampaian Bupati Halmahera Utara terkait perbaikan infrastruktur pasca banjir dan tanah longsor.
“Hari ini saya datang bersama seluruh Kepala Balai BWS Maluku Utara untuk mendengarkan langsung penjelasan dari Bupati terkait kondisi banjir dan tanah longsor di Halmahera Utara,” kata Irene.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Ketenagakerjaan, PT SGM Group Sambangi Disnakertrans Maluku Utara
Irene menambahkan, pihaknya bersama BWS tengah melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan titik-titik yang akan disetujui dan dapat direalisasikan penanganannya pada tahun anggaran 2026.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku Utara, Saleh, memaparkan sejumlah titik sungai yang membutuhkan penanganan lanjutan pasca banjir dan tanah longsor, di antaranya Sungai Ake Aru, Sungai Doitia, Sungai Ake Asimiri, dan beberapa sungai lainnya di wilayah Halmahera Utara.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
