239 MPP Sudah Terlayani! Kementerian ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan Terintegrasi
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperkuat pelayanan pertanahan melalui konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) di berbagai daerah.
Konsep MPP memungkinkan integrasi layanan pemerintah pusat dan daerah dalam satu atap, sehingga mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik, khususnya di bidang pertanahan.
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengatakan bahwa pihaknya telah aktif berpartisipasi dalam penyelenggaraan MPP di seluruh Indonesia.
“Kementerian ATR/BPN sudah banyak berpartisipasi dalam MPP karena layanan pertanahan sangat dibutuhkan masyarakat. Kita pastikan layanan ini semakin optimal dan selaras dengan standar pelayanan publik nasional,” ujarnya saat membuka webinar penguatan pelayanan pertanahan di MPP, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Sejarah Baru! Prof Ranita Rope Resmi Jadi Rektor Perempuan Pertama di Maluku Utara
Dalam kesempatan tersebut, Dalu juga menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan MPP yang dilakukan bersama Kementerian PANRB.
Evaluasi menyoroti pentingnya koordinasi antarinstansi dalam MPP, termasuk dengan lembaga seperti Kementerian Keuangan dan dinas pendapatan daerah, serta peningkatan kualitas layanan.
“Aspek koordinasi dan kualitas layanan harus terus ditingkatkan secara sistematis dan terstruktur, agar setiap loket ATR/BPN di MPP benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh satuan kerja (satker) ATR/BPN untuk lebih responsif dalam memastikan pelayanan MPP berjalan optimal.
Baca Juga: Gempa M 7,6 Guncang Ternate, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Tsunami
Sementara itu, Asisten Deputi Perluasan Aksesibilitas dan Pelayanan Inklusif Kementerian PANRB, Yanuar Ahmad, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terdapat 305 MPP di seluruh Indonesia.
“Dari jumlah tersebut, ATR/BPN telah hadir di 239 MPP, termasuk yang tertinggi setelah BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Kami terus mendorong peningkatan kualitas layanan karena MPP mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ujarnya.
Webinar ini diikuti sekitar 500 peserta dan dibuka oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi BPSDM ATR/BPN, Norman Subowo. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Biro Ortala dan Manajemen Risiko ATR/BPN, Einstein Al Makarima.
Melalui penguatan layanan di MPP, ATR/BPN berharap pelayanan pertanahan semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Editor: AbangKhaM
