Daerah

Akhirnya Kapal Pelni Masuk Tobelo! Halut Bersiap Sambut KM Tatamailau 27 April

Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menggelar rapat koordinasi (rakor) guna mematangkan persiapan kedatangan kapal Pelni KM Tatamailau di Pelabuhan Tobelo pada 27 April 2026.

Rakor yang berlangsung di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Tobelo, Senin (20/04/2026), dihadiri Bupati Halut Piet Hein Babua, Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta instansi terkait.

Kepala UPP Tobelo, Saharuddin, menyampaikan bahwa pihaknya bertanggung jawab memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran aktivitas pelabuhan.

Baca Juga: Bangga! Dua Siswi Haltim Sabet Emas Dunia Lewat Inovasi Lokal

Menurutnya, kehadiran kapal Pelni menjadi langkah penting dalam meningkatkan standar transportasi laut di Halmahera Utara.

“Ini merupakan upaya luar biasa pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Selama ini, kapal dengan standar keselamatan memadai belum beroperasi di Pelabuhan Tobelo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar fasilitas dasar telah siap, meski masih terdapat kekurangan seperti tangga dan toilet yang membutuhkan dukungan tambahan. Untuk sementara, pelayanan penumpang akan dilakukan di dermaga kontainer karena belum tersedia dermaga khusus.

Sistem pelayanan akan menggunakan tiket berbasis online dengan dukungan petugas Pelni di lokasi. Adapun rute awal kapal meliputi Tobelo–Tidore–Bitung, dengan jalur lanjutan dari Sorong.

Baca Juga: 336 Sertipikat Dibagikan ke Warga Halteng, Target 100% Tanah Bersertifikat pada 2027

Sementara itu, Bupati Piet Hein Babua menegaskan bahwa kehadiran kapal Pelni merupakan hasil koordinasi panjang pemerintah daerah sejak 2024 dengan Kementerian Perhubungan.

“Awalnya kami mengusulkan Kapal Ngapulu, namun berdasarkan kebijakan terbaru akan menggunakan KM Tatamailau. Ini akan diuji coba selama tiga bulan,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari fasilitas terminal, air bersih, pengelolaan sampah, pengaturan penumpang, hingga pengamanan oleh aparat.

Baca Juga: Malut United Bidik 3 Poin di Kandang Bali United, Angulo: Kami Siap Bangkit!

Ia juga mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung operasional kapal tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas daerah.

“Ini adalah terobosan penting dalam membangun sistem transportasi laut di Halmahera Utara,” tegasnya.

Selain transportasi laut, Pemkab Halut juga terus berupaya meningkatkan sektor transportasi lainnya. Untuk sementara, layanan transportasi udara dihentikan sambil menunggu penyesuaian dan dukungan kebijakan terkait harga tiket.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: