Daerah

Sekolah Gratis di Halsel! Wakil Bupati Halut Hadiri Peletakan Batu Pertama Madrasah Subulussalam

Halsel – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Utara yang juga menjabat sebagai Ketua IKA-PGAMU menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam di Kampong Makian, Desa Kampong Makian, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Gerbang Anak Maluku Utara tersebut berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan sarana pendidikan yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Baca Juga: Cek Kesehatan Massal ASN! Kantor Pertanahan Halteng Gandeng Prodia Ternate

Menurutnya, pembangunan madrasah merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai keagamaan dan karakter yang kuat.

Sebagai Ketua IKA-PGAMU, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan pembangunan pendidikan di daerah.

Pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam diharapkan menjadi sarana pendidikan yang representatif bagi anak-anak di wilayah Kampong Makian dan sekitarnya, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan di Maluku Utara.

Kegiatan peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik madrasah yang diharapkan segera terealisasi dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Ternate Siap Jadi Tuan Rumah Nasional! PERHAPI Gandeng Unkhair Gelar TPT ke-35

Sementara itu, Ketua IKA-PGAMU sekaligus penggagas yayasan, Dr. Sahjad M Aksan, menjelaskan bahwa lahirnya YPGAMU berangkat dari komitmen alumni PGAMU setelah sekolah tersebut ditutup.

Alumni kemudian bersepakat mendirikan yayasan pendidikan sebagai wadah untuk menghadirkan kembali akses pendidikan bagi masyarakat, yang diwujudkan melalui pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam.

Ia menambahkan, pembangunan madrasah ini sepenuhnya didanai dari kontribusi atau patungan para alumni. Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan dukungan kepada Pemerintah Daerah Halmahera Selatan agar turut membantu proses pembangunan tersebut.

IKA-PGAMU sendiri telah melalui sejumlah tahapan konsolidasi, mulai dari reuni di Ternate, Weda, hingga Halmahera Utara, yang melahirkan kesepakatan untuk mendirikan yayasan dan membangun madrasah di Halsel. Saat ini, yayasan juga telah memiliki lahan seluas kurang lebih satu hektare yang dibeli dari hasil kontribusi alumni.

Baca Juga: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton! Alien Mus Ingatkan Pemerintah: Jangan Lengah

Lebih lanjut, pihak yayasan mengajak masyarakat Kampong Makian dan sekitarnya untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan ini secara maksimal demi masa depan anak-anak.

Menariknya, pihak yayasan memastikan bahwa pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Subulussalam diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya. Bahkan, seragam sekolah, buku pelajaran, hingga kebutuhan belajar lainnya juga disediakan secara cuma-cuma bagi siswa.

Langkah ini sejalan dengan harapan pemerintah daerah agar kehadiran sekolah tidak menjadi beban bagi masyarakat, melainkan menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Pemerintah Daerah Halmahera Selatan serta Kepala Kantor Kementerian Agama Halmahera Selatan.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: