Daerah

Musda III Pemuda Muhammadiyah Halut Digelar, Kasman: Perbedaan Harus Jadi Kekuatan

Halut – Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Halmahera Utara resmi digelar di Hotel Greenland, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Selasa (15/9/2026).

Musda mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Halut Setara” dan menjadi momentum evaluasi program kerja, konsolidasi organisasi sekaligus pemilihan kepemimpinan baru Pemuda Muhammadiyah Halmahera Utara.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Halut, Jumar Mafoloi, mengatakan perkembangan organisasi terlihat dari jumlah peserta penuh yang mencapai 65 orang dan 33 formatur. Ia berharap Pemuda Muhammadiyah terus bertumbuh dan mengakar secara ideologis untuk melahirkan kader umat, bangsa, dan negarawan.

Baca Juga: Bupati Ikram Targetkan Masjid Al-Iqram Dipakai Tarawih Ramadan, Warga Diajak Gotong Royong

Jumar juga mendorong kader memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Halmahera Utara.

Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara, Samsir Hamajen, menilai Musda menjadi ruang penting untuk mengevaluasi program, menyusun agenda organisasi dan menentukan kepemimpinan baru.

Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan terbaik. Kepemimpinan terpilih nantinya diharapkan mampu membawa Pemuda Muhammadiyah menjadi pelopor di bidang sosial, pendidikan, kepemudaan, keagamaan dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Halut, Samsul Bahri, S.Ag., menegaskan Musda bukan sekadar ajang perebutan posisi organisasi, melainkan momentum kaderisasi untuk melahirkan pemimpin berintegritas.

Baca Juga: Dulu Tunggu 8 Bulan, Kini PBT Bisa Selesai Hitungan Hari Berkat Pengukuran Terjadwal

“Kader Muhammadiyah jangan hanya mengejar jabatan, tetapi harus menunjukkan karakter, integritas dan kepribadian yang baik,” tegas Samsul.

Saat membuka Musda, Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., mengajak seluruh kader menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

“Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan di Kabupaten Halmahera Utara,” kata Kasman.

Kasman menegaskan Pemkab Halut terbuka terhadap partisipasi organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi penerus kepemimpinan, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.

Baca Juga: Tak Bisa Urus Tanah Saat Hari Kerja? Layanan PELATARAN ATR/BPN Buka Akhir Pekan

“Pemuda Muhammadiyah harus semakin eksis dan menjadi ujung tombak dalam menjalankan amanah organisasi,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar kader tidak hanya berorientasi pada kepentingan organisasi, tetapi mampu menjadi kader umat, masyarakat, bangsa dan negara yang memberikan manfaat nyata. Para kader diminta menjaga lisan dan hati serta menghindari kebencian, fitnah dan prasangka.

Musda III tersebut turut dihadiri unsur TNI, Kejaksaan Negeri Halut, KPU, Bawaslu, jajaran Muhammadiyah Maluku Utara dan Halut, pimpinan OPD, anggota DPRD serta organisasi kepemudaan.

Reporter: Sadam A. | Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: