Nasional

ATR/BPN Catat 110 Tanah Ulayat Terdaftar, Luasnya Tembus 1.059 Hektare

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 110 bidang tanah ulayat dengan luas total 1.059 hektare telah terdaftar sejak 2023 hingga Oktober 2026. Tanah tersebut dikelola oleh 31 kesatuan masyarakat hukum adat.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kepastian hukum atas tanah ulayat sekaligus melindungi hak-hak masyarakat hukum adat.

Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Bernadus Wijanarko, mengatakan penatausahaan dan pendaftaran tanah ulayat terus didorong dengan tetap memperhatikan keberadaan serta hak masyarakat hukum adat.

Baca Juga: Konflik Samuda–Igobula Memanas, Jalan Galela-Tobelo Diblokir! Bupati Halut Turun Tangan

“Dalam pelaksanaannya, Kementerian ATR/BPN tetap memperhatikan keberadaan masyarakat hukum adat serta hak-hak yang melekat pada tanah ulayat,” ujar Bernadus di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Dalam dua tahun perjalanan Kabinet Merah Putih, ATR/BPN telah memberikan Hak Pengelolaan (HPL) terhadap 68 bidang tanah ulayat milik 16 kesatuan masyarakat hukum adat dengan luas mencapai 86,94 hektare.

Pada 2026, realisasi pendaftaran tanah ulayat mencapai 48 bidang dari target 25 bidang atau 192 persen. Sementara itu, pengadministrasian tanah ulayat mencapai 86 bidang dari target 50 bidang, setara 172 persen.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Belakang Kampus Unkhair Ternate, Mahasiswi Dilaporkan Tewas

Pendaftaran tanah ulayat tersebut telah menjangkau 20 provinsi di Indonesia. Capaian ini menunjukkan perluasan upaya pendataan dan pendaftaran tanah ulayat di berbagai daerah.

Bernadus menegaskan, ATR/BPN akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperluas cakupan pendaftaran serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat hukum adat.

“Kami berharap upaya ini dapat memperluas cakupan pendaftaran tanah ulayat sekaligus memperkuat kepastian hukum dengan tetap menghormati hak masyarakat hukum adat,” pungkasnya.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi:

2

slotuna casino
fix-bet-tr.com/slot