Jokowi Permudah KUR UMKM, Ini Kata Ketua HIPMI Malut
JAKARTA – malutcenter.com – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menunjukkan keberpihakannya kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia dengan mempermudah akses permodalan. Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di ICE, BSD City, Kabupaten Tanggeran, Provinsi Banten, Kamis (31/8).
“Sejak saya masuk, tahun ini diberikan jatah 460 triliun, dengan bunga hanya 6 persen. Dengan nilai kredit usaha rakyat sampai 500 juta. Hanya diperuntukan bagi UMKM,” tegas Jokowi dihadapan anggota HIPMI.
Untuk mempermudah akses KUR bagi UMKM, Jokowi mengungkapkan dirinya terus mendorong agar penyaluran KUR tak perlu menggunakan agunan.
“Saya masih mendorong terus kepada Menteri, OJK, dan BI agar urusan kredit KUR ini tanpa agunan. Mestinya harus menggunakan sistem kredit skoring. Di 145 negara untuk UMKM itu menggunakan kredit skoring,” jelas Jokowi.
Terpisah, menanggapi pernyataan Presiden, Ketua HIPMI Malut Sofyan Mu Sangaji yang dihubungi malutcenter.com via whatsapp mengatakan HIPMI Malut sangat mendukung langkah pemerintah dalam mempermudah akses permodalan bagi UMKM.
“Langkah Bapak Presiden Jokowi sudah tepat untuk mempermudah akses KUR bagi UMKM. Karena salah satu masalah yang dihadapi oleh teman-teman UMKM di daerah adalah akses modal,” tutur Opan, sapaan akrabnya.
Dia berharap, upaya presiden dalam mempermudah akses permodalan ini segara ditindaklanjuti oleh instansi terkait. “Supaya dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di seluruh Indonesia dan khususnya di Maluku Utara,” tuturnya. (*)
