Politik

Paslon Lain Saling Sindir, Erwin-Zulkifli Fokus Bahas Program

Ternate – Aksi saling sindir mewarnai Debat Pertama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate malam tadi di Hotel Sahid Bela. (24/10/2024)

Para pasangan calon tercatat beberapa kali saling sindir mengenai program-program yang dipaparkan. Namun aksi saling sindir dalam debat tersebut tampaknya tidak mempengaruhi paslon nomor urut 03, Erwin Umar dan Zulkifli Hi. Umar.

Alih-alih menyindir paslon lain, Erwin-Zulkifli memilih fokus membahas program-program prioritas untuk memajukan Kota Ternate ke depan.

Juru Bicara Erwin-Zulkifli, Humairah Dj. Abdullah, mengatakan, Erwin-Zulkifli menghargai pandangan paslon yang lain. Menurutnya, semua program yang ditawarkan oleh para paslon pasti berangkat dari niat baik untuk Kota Ternate yang lebih maju.

Baca Juga: Tidak Salahkan Masyarakat, Erwin-Zulkifli Dorong Formula Baru Penanganan Sampah di Ternate. Begini Penjelasannya!

Baca Juga: Diikuti Ratusan Pendukung, Ubaid-Anjas Gelar Jalan Sehat dan Senam Jumba di Kecamatan Maba

Kami berpandangan, semua program yang ditawarkan itu berangkat dari niat baik para kandidat, jadi bagi kami, tidak perlu menyindir paslon lain, kita dengarkan saja,” ujar Rara, sapaan akrabnya. Jumat (25/10).

Menurut Rara, saling koreksi antara paslon lain dalam debat Kamis malam tersebut, karena ketiga paslon baik paslon 01, 02 dan paslon 04 memiliki latar belakang yang sama, yaitu dari kalangan Birokrat. Sementara paslon 03 bukan dari kalangan birokrat, sehingga pasti punya sudut pandang yang berbeda.

Kandidat kami bukan dari kalangan birokrat, sehingga punya sudut pandang yang berbeda,” ujar Rara.

Dalam isu sampah misalnya, paslon lain melihat persoalan ini bisa diselesaikan dengan menambah armada pengangkut sampah, menaikan insentif petugas kebersihan, ini solusi yang birokratis. Sementara kami cenderung memilih solusi yang teknokratis yaitu Industrialisasi pengelolaan sampah,” tandas Rara. (red)

Editor: AbangKhaM | Reporter: Tim Media Room | Malutcenter.com

Silahkan Berbagi: