Kupas Kelapa Sawit, ‘PUSAKA KALAM’ Sukses Gelar ICNREC 2024
Di sisi lain, Tako Bottema (CIRAD), menyoroti dinamika kompleks industri kelapa sawit Indonesia, sektor yang telah mengalami peningkatan pesat dalam 40 tahun terakhir yang berdampak besar pada lanskap pedesaan dan ekonomi negara ini. Sementara itu, Bart W van Assen dari KAYON dalam pemaparannya menyoroti pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam industri kelapa sawit, mencakup tidak adanya intimidasi atau manipulasi terhadap masyarakat adat.
Isu lain yang menjadi perhatian adalah konflik lahan, dengan lebih dari 500 kasus yang terdokumentasi di beberapa provinsi utama, seperti Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatra Barat. Diskusi mengarah pada pentingnya reformasi kebijakan tata guna lahan dan mekanisme penyelesaian konflik berbasis komunitas.
Diketahui, ICNREC 2024 diselenggarakan oleh PUSAKA KALAM bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dan CIRAD, serta didukung oleh BPDPKS, PT. Sampoerna Agro, PT SMART, GAPKI, PT Astra Agro Lestari, dan APKASINDO. Dengan berbagai perspektif yang dihadirkan, ICNREC 2024 diharapkan mampu merumuskan strategi berkelanjutan untuk masa depan industri kelapa sawit yang lebih adil dan ramah lingkungan.

Editor: AbangKhaM|Sumber: Istimewa|Malutcenter.com
