Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Pemda Haltim Gelar Rapat Koordinasi. Ini yang Dibahas!
Haltim – Rapat koordinasi dan kerja sama lintas sektor Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dibuka secara resmi oleh Bupati, Ubaid Yakub. (26/05)
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) tersebut membahas tentang permasalahan kekerasan perempuan dan anak.
Ubaid Yakub, kepada awak media usai membuka acara tersebut menyebutkan tentang pentingnya sinergitas dalam suatu pemerintahan.
“Kegiatan seperti ini harus dilakukan, apalagi yang dibahas itu tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pendampingan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, perkawinan anak di bawah umur, dan lain-lain. Ini penting,” sebut Bupati.
Lanjutnya, Ubaid menjelaskan tentang problem tersebut yang secara angka masih terbilang tinggi, sehingga membutuhkan langkah-langkah kongkrit untuk mencegah terjadinya hal tersebut.
“Tahun 2023, angka kekerasan di Haltim mencapai angka puluhan. Sementara di 2024 sudah terjadi penurunan. Namun yang dilihat bukan angkanya, tetapi dampak atau akibat dari kasus kekerasan ini. Sebab yang namanya kekerasan itu, biar hanya sedikit tapi itu merupakan masalah menyimpang yang mengarah pada hal-hal negatif,” jelasnya.
Karenanya, orang nomor satu di Halmahera Timur ini meminta DP3APPKB untuk merumuskan langkah-langkah kongkrit, yang komprehensif , serta membentuk satuan tugas untuk bergerak cepat mendampingi bila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Misalnya bisa dirumuskan melalui pendidikan keagamaan. Sehingga kisi-kisi pencegahan tersebut bisa diteruskan ke seluruh tokoh agama yang ada di Haltim, baik muslim maupun nonmuslim. Agar bisa dijadikan sebagai referensi dalam setiap kegiatan-kegiatan keagamaan,” paparnya.
“Harus perkuat sosialisasi pencegahan. Ketika terjadi hal-hal semacam itu maka harus secepatnya mengambil langkah untuk menangani masalah tersebut. Jadi menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini harus dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan Halmahera Timur sebagai kabupaten layak anak,” tutup Bupati. (TMC)
Editor: AbangKhaM
