Pendidikan

Resmi Sertijab Rektor IAIN Ternate, Radjiman Beberkan Warisan Program dan Target UIN

Ternate – Prof. Dr. Radjiman Ismail, M.Pd resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate periode 2022–2025.

Masa kepemimpinannya yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebelumnya diperpanjang oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, hingga dilantiknya rektor terpilih Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., M.A untuk periode 2026–2030 pada 10 Maret 2026.

Berakhirnya masa jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (sertijab) dari Prof. Radjiman kepada Dr. Adnan Mahmud yang berlangsung di Auditorium IAIN Ternate, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Cek Sertifikat Tanah Lebih Mudah, Aplikasi Sentuh Tanahku Jadi Solusi Mudik

Dalam kesempatan itu, Prof. Radjiman menyampaikan laporan pertanggungjawabannya selama memimpin IAIN Ternate sejak dilantik oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada 31 Desember 2021 dan mulai efektif bertugas pada 3 Januari 2022.

Ia mengungkapkan, salah satu fokus utama selama masa kepemimpinannya adalah mendorong transformasi IAIN Ternate menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), sebagai aspirasi besar sivitas akademika dan masyarakat Maluku Utara.

“Upaya transformasi ini sebenarnya telah dimulai oleh pimpinan sebelumnya, dan pada periode kami berbagai langkah percepatan terus dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, proses transformasi tersebut menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pemenuhan persyaratan regulatif seperti ketersediaan guru besar, akreditasi program studi, sarana prasarana, serta jumlah mahasiswa.

Baca Juga: ICMI Malut Kecam Oknum DPRD, Pernyataan Soal Kasman Dinilai Serang Ranah Pribadi

Radjiman menjelaskan, sebagian besar persyaratan tersebut telah dipenuhi secara bertahap, meskipun jumlah mahasiswa masih menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan.

Ia memaparkan, penerimaan mahasiswa baru menunjukkan tren positif sejak 2022 dengan 488 mahasiswa, meningkat menjadi 587 pada 2023, dan 641 pada 2024. Sementara pada 2025 tercatat 456 mahasiswa baru.

“Data ini sering disalahartikan sebagai penurunan, padahal secara umum tren peningkatan tetap terlihat dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Selain transformasi kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas utama. Selama kepemimpinannya, ia mendorong para dosen melanjutkan studi doktoral (S-3), baik di dalam maupun luar negeri melalui skema beasiswa LPDP dan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

Baca Juga: Ombudsman Temukan Banyak Masalah Mudik Subsidi Malut, Tiket Sulit dan Kapal Overkapasitas

Ia juga menekankan pentingnya akselerasi guru besar sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik.
“Harapannya, pada periode kepemimpinan berikutnya, pengembangan SDM dan percepatan guru besar tetap menjadi prioritas,” tambahnya.

Di bidang infrastruktur, Radjiman mengungkapkan bahwa pengembangan Kampus II di Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan, terus dilakukan, termasuk pembangunan gedung perkuliahan untuk Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan melalui pendanaan SBSN tahun 2024.

Selain itu, fasilitas pendukung pembelajaran juga ditingkatkan, salah satunya melalui penerapan smart classroom di sejumlah ruang kuliah.

Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran di IAIN Ternate.

Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: