Daerah

Puskesmas Kalumpang Mau Dipindah? DPRD Kota Ternate Minta Kejelasan, Jangan Ada yang Dikorbankan!

Ternate – Komisi III DPRD Kota Ternate menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama instansi teknis Pemerintah Kota Ternate terkait wacana pengalihan Puskesmas Kalumpang ke Balai Pertanian di Kelurahan Ngidi, Kecamatan Ternate Tengah, Senin (6/4/2026).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Najib H. Talib, mengatakan bahwa pemanggilan sejumlah instansi dilakukan untuk meminta kejelasan atas isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Wacana ini menjadi dasar kami memanggil instansi terkait, guna meminta penjelasan secara resmi,” ujarnya usai RDP.

Baca Juga: Banggar DPRD Ternate Soroti Efisiensi Anggaran, Program Seremonial Terancam Dipangkas

Adapun instansi yang dihadirkan dalam rapat tersebut antara lain Bappelitbangda, RSUD Kota Ternate, Puskesmas Kalumpang, serta Dinas Kesehatan Kota Ternate.

Najib menjelaskan, saat ini Puskesmas Kalumpang masih berada dalam satu kawasan dengan RSUD Kota Ternate di Kelurahan Kalumpang. Dalam rencana pengalihan, fasilitas puskesmas akan dipindahkan ke Kelurahan Ngidi, sementara lokasi lama akan dimanfaatkan untuk pengembangan RSUD.
“Pengalihan ini bagian dari rencana pemenuhan kelayakan RSUD Kota Ternate,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp26 miliar untuk mendukung pengembangan RSUD Kota Ternate. Anggaran tersebut terdiri dari Rp7 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp19 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.

Baca Juga: 232 CPNS Lulus Latsar, Bupati Ubaid Yakub: Jadilah ASN Berintegritas!

“Ini dalam rangka memenuhi syarat penetapan RSUD, sehingga pelayanan kesehatan bisa lebih optimal,” katanya.

Komisi III, lanjut Najib, pada prinsipnya mendukung rencana pengembangan RSUD. Namun, ia mengingatkan agar rencana tersebut tidak hanya menjadi wacana tanpa realisasi yang jelas.
“Selama ini sudah beberapa kali muncul wacana, mulai dari reklamasi Kalumata hingga Plaza Gamalama, tetapi belum terealisasi. Jangan sampai ini kembali terjadi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses pengalihan tersebut.
“Kalau rencana ini benar-benar dijalankan, jangan sampai ada yang dikorbankan,” pungkasnya.

Reporter: Randi I.
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: