Dari Kampus ke Pabrik, Mahasiswa Agribisnis UMMU Terjun ke Industri
Halut – Mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Maluku Utara melaksanakan program magang di PT Natural Indococonut Organik, salah satu perusahaan industri kelapa di Kabupaten Halmahera Utara.
Program ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa memiliki kompetensi tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik di dunia industri.
Dekan Fakultas Pertanian UMMU, Munawair Muhammad, menegaskan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi harus diimbangi dengan pengalaman lapangan.
Baca Juga: Sidak Mendadak di Haltim, Sekda Soroti Disiplin ASN dan Layanan Publik
Menurutnya, melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Indikator Kinerja Utama (IKU), mahasiswa dituntut untuk lebih adaptif dan mampu belajar langsung di dunia kerja.
“Mahasiswa tidak cukup hanya belajar di kelas. Mereka harus memahami proses industri mulai dari input, proses hingga output, khususnya di sektor agribisnis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui magang di PT NICO, mahasiswa diharapkan mampu memahami sekaligus mengaplikasikan sistem kerja industri, terutama pada sektor pengolahan kelapa yang berkembang di Maluku Utara, khususnya Halmahera Utara.
Sebanyak tujuh mahasiswa mengikuti program magang ini selama satu bulan, terhitung mulai 15 April hingga 15 Mei 2026.
Baca Juga: Dari Pelatihan ke Kemandirian, Difabel Ternate Didorong Jadi Wirausaha
Munawair berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus membuka peluang kerja bagi lulusan.
“Peluang menjadi ASN semakin terbatas. Industri seperti PT NICO bisa menjadi solusi bagi mahasiswa untuk berkarier setelah menyelesaikan studi,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PT NICO, Decky Tawari, membenarkan kehadiran mahasiswa magang dari UMMU.
Baca Juga: Pemkab Halteng Susun RKPD 2027, Ini Prioritas Pembangunannya
Ia menyampaikan bahwa pihak perusahaan menyambut baik program tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi.
“PT NICO terbuka bagi generasi Maluku Utara untuk belajar langsung di lapangan. Program seperti ini sangat positif dan kami harap terus berlanjut,” ujarnya.
Menurut Decky, sebagai perusahaan yang telah berkembang pada skala nasional hingga internasional, PT NICO memiliki kepentingan untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UMMU atas terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kedua pihak.
Reporter: Sadam A.
Editor: AbangKhaM
