Nasional

Nusron Wahid Turun Langsung! Sawah Terancam Jadi Kawasan Industri, Ini Sikap Tegas Pemerintah

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meninjau langsung lokasi permohonan penggunaan lahan sawah yang direncanakan menjadi kawasan industri di Kabupaten Indramayu, Minggu (19/04/2026).

Peninjauan ini dilakukan di sela kunjungan kerjanya untuk memastikan status lahan tersebut, khususnya apakah masuk dalam kawasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) atau tidak.

“Kita ingin memastikan apakah lahan tersebut masuk wilayah KP2B atau tidak,” ujar Nusron Wahid.

Baca Juga: 336 Sertipikat Dibagikan ke Warga Halteng, Target 100% Tanah Bersertifikat pada 2027

Ia menjelaskan, lahan tersebut direncanakan untuk mendukung program hilirisasi industri. Meski demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip keseimbangan antara pembangunan industri dan perlindungan lahan pertanian produktif.

Untuk memastikan kesesuaian tata ruang, Kementerian ATR/BPN akan berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat daerah.

“Untuk memastikan kesesuaian tata ruangnya, kami akan berkoordinasi dengan dinas yang membidangi tata ruang di daerah maupun provinsi,” jelasnya.

Baca Juga: Malut United Bidik 3 Poin di Kandang Bali United, Angulo: Kami Siap Bangkit!

Lebih lanjut, Nusron Wahid menegaskan bahwa pengawasan terhadap alih fungsi lahan sawah menjadi perhatian serius pemerintah.

Langkah ini dinilai penting guna menjaga ketersediaan lahan pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin lahan sawah tidak banyak beralih fungsi, agar tetap bisa menopang program ketahanan pangan,” tegasnya.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: