Olahraga

Malut United Gandeng Benfica, Akademi Gratis untuk Anak Yatim di Timur Indonesia Resmi Diluncurkan!

Setelah menghadirkan klub sepak bola yang kini berkompetisi di kasta tertinggi nasional sejak 28 Mei 2023, Malut United FC kembali membuat terobosan besar.

Kali ini, Malut United menggandeng klub raksasa Portugal, SL Benfica, dalam pembangunan dan pengembangan sepak bola usia dini di wilayah Timur Indonesia.

Kerja sama tersebut akan diumumkan secara resmi saat laga kandang terakhir Malut United di BRI Super League 2025/2026 menghadapi Persita, Sabtu (16/05/2026), di Stadion Kie Raha, Ternate.

Baca Juga: BPN Buka di Hari Libur, Warga Antusias: Program PELATARAN Dinilai Sangat Membantu!

Dua perwakilan Benfica dijadwalkan hadir dalam peresmian tersebut, yakni Lourenco dos Reis Ferreira (International Business Manager) dan Davide da Rocha Gomes (International Technical Coordinator).

COO Malut United, Willem D. Nanlohy, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen klub dalam memberikan peluang bagi anak-anak di Maluku Utara dan kawasan timur Indonesia.

“Kesepakatan ini kami hadirkan sebagai kontribusi nyata untuk membuka kesempatan bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.

Program ini diwujudkan melalui pembentukan Akademi Merah Putih, yang akan fokus pada pembinaan anak usia 7–9 tahun. Prioritas utama diberikan kepada anak yatim piatu di Maluku Utara, kemudian Maluku dan Papua.

Baca Juga: Tak Perlu ke Kantor! Cek Status Sertipikat Tanah Kini Bisa Lewat HP dengan Sentuh Tanahku

Benfica dipilih karena reputasinya sebagai salah satu klub terbaik dunia dalam pengembangan pemain usia dini. Kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun dan mencakup program pembinaan menyeluruh, termasuk kehadiran dua pelatih Benfica yang akan tinggal di Ternate.

Para pelatih tersebut akan bekerja bersama pelatih lokal Indonesia, tidak hanya melatih teknik sepak bola, tetapi juga memantau perkembangan harian siswa, termasuk pola makan dan pembentukan karakter.

Menariknya, seluruh program akademi ini diberikan secara gratis. Selain itu, Akademi Merah Putih juga menekankan pendidikan agama sebagai bagian penting dari pembinaan.

“Ibarat pesantren sepak bola, kami ingin membentuk anak-anak dengan iman yang kuat sekaligus kemampuan sepak bola yang baik, agar mereka memiliki masa depan yang lebih cerah,” tambah Willem.

Reporter: Tim Malut Center
Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: