Nasional

619 Taruna STPN Tuntaskan Pengabdian, Sumbang Ratusan Ribu Data Pertanahan untuk ATR/BPN

Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Andi Tenri Abeng, secara resmi menutup sekaligus menerima kembali 619 taruna/i peserta Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Politeknik Agraria STPN, ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian para taruna/i selama kurang lebih empat bulan dalam mendukung pelayanan pertanahan di berbagai daerah.

Baca Juga: Pemkab Halteng Gandeng STPN, Perkuat SDM dan Tata Kelola Pertanahan

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi best practice dan nilai tambah bagi taruna/i saat terjun di dunia pertanahan yang sesungguhnya,” ujar Andi Tenri Abeng.

Ia menilai, program KKNP-PTLP Tematik yang baru pertama kali diterapkan tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman peserta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas data pertanahan nasional.

Dalam pelaksanaannya, para taruna/i difokuskan pada percepatan penyediaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Selain itu, sebagian peserta juga ditugaskan membantu penanganan pertanahan di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Sumatera.

Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengungkapkan bahwa para taruna/i berhasil memetakan 90.470 bidang tanah di Jawa Tengah dan 133.565 bidang di D.I. Yogyakarta untuk kategori KW 4, 5, dan 6.

Baca Juga: Dari Perpustakaan Berdebu Jadi Pusat Aktivitas Warga, Melati Kota Baru Tembus Lomba Tingkat Provinsi

Selain itu, dalam kegiatan restorasi arsip pertanahan di Aceh Tamiang, tercatat sebanyak 1.652 boks atau setara 330,4 meter linier dokumen berhasil dipulihkan.

“Capaian ini menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pemutakhiran data pertanahan digital serta pemulihan arsip pascabencana,” ujarnya.

Keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari capaian teknis, tetapi juga dari peningkatan kompetensi taruna/i dalam memahami proses bisnis pelayanan pertanahan, kemampuan bekerja kolaboratif, serta penguatan nilai profesionalisme dan integritas.

Baca Juga: Pemprov DKI Beri Penghargaan ke ATR/BPN, 499 Sertipikat Jadi “Kado Istimewa” HUT Jakarta

Sri Yanti berharap pengalaman lapangan tersebut menjadi bekal bagi para taruna/i untuk menjadi lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan siap mendukung transformasi layanan pertanahan dan tata ruang di Indonesia.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pelepasan rompi secara simbolis oleh Staf Ahli ATR/BPN, yang kemudian dilanjutkan oleh jajaran pimpinan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah Kepala Kantor Wilayah BPN, di antaranya dari Provinsi Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan D.I. Yogyakarta, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Aceh yang mengikuti secara daring.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: