Riset Internasional UKRI Bidik Potensi Perikanan Kecamatan Kao, Pemkab Halut Beri Dukungan
Halut – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menyatakan dukungan terhadap rencana penelitian kolaborasi internasional yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kao, dengan fokus pada optimalisasi pengelolaan perikanan berkarakteristik kepulauan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi Tim Peneliti Kolaborasi Universitas Pattimura (Unpatti) bersama Pemkab Halut di Ruang Meeting VIP Bupati, Rabu (16/9/2026).
Audiensi dipimpin Sekretaris Daerah Halut Drs. E.J. Papilaya, M.TP., didampingi Asisten III, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan serta Camat Kao.
Baca Juga: 74 Mahasiswa Halut Ikuti Ucap Janji Kelulusan Sarjana Kebidanan FKK UMJ
Ketua Tim Peneliti, Dr. Ir. Venda Jolanda Pical, M.Si., memaparkan rencana penelitian kolaborasi internasional UK Research and Innovation (UKRI) bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Perikanan Berkarakteristik Kepulauan untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara.”
Penelitian tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri, yakni Universitas Pattimura, Politeknik Negeri Bali, Universitas Indonesia, University of Birmingham, Heriot-Watt University, dan Durham University dari Inggris.
Menurut Venda, Kecamatan Kao dipilih karena memiliki potensi sumber daya perikanan sekaligus karakteristik sosial-ekonomi masyarakat kepulauan yang menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari tata kelola rantai nilai perikanan, konektivitas logistik, akses pasar, teknologi penangkapan dan pengolahan hasil laut hingga ketahanan sosial-ekonomi masyarakat.
Melalui pendekatan interdisipliner, penelitian akan memetakan potensi perikanan dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat nelayan, mengidentifikasi kendala rantai pasok dan distribusi hasil perikanan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan.
Baca Juga: Kantah Halteng Survei ZNT di Fidi Jaya, 16,33 Hektare Dipetakan untuk Perkuat Data Nilai Tanah
Kajian juga mencakup penguatan hilirisasi hasil perikanan, peningkatan nilai tambah produk laut, perlindungan ekosistem perairan serta penerapan konsep ekonomi biru yang berkelanjutan.
Pemkab Halut memandang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, sektor swasta dan masyarakat penting untuk mendukung pembangunan berbasis data dan kajian ilmiah. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya dalam meningkatkan pendapatan dan kapasitas masyarakat pesisir.
Adapun keluaran penelitian yang ditargetkan meliputi policy brief bagi pemerintah daerah, model pemberdayaan perikanan lokal, publikasi ilmiah internasional serta program penguatan kapasitas masyarakat melalui lokakarya dan pendampingan kelompok nelayan maupun pengolah hasil perikanan.
Rangkaian penelitian direncanakan mulai dilaksanakan pada September 2026 dengan Kecamatan Kao sebagai lokasi utama.
Pemkab Halut berharap penelitian tersebut dapat menghasilkan strategi pengelolaan potensi kelautan dan perikanan yang tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan sumber daya, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Sadam A. | Editor: AbangKhaM
