Daerah

Jelang Forum Nasional, Massa FPM Galda Desak Pemkab Halut Serius Kawal Pemekaran Galela-Loloda

Halut – Forum Perjuangan Masyarakat Calon Daerah Otonom Baru Galela–Loloda (FPM CDOB Galda) menggelar aksi unjuk rasa di ruas Jalan Trans Galela–Tobelo, Desa Pune, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Kamis (24/9/2026).

Aksi tersebut digelar untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan DPRD agar lebih serius mengawal perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Galela–Loloda yang telah lama disuarakan masyarakat.

Koordinator aksi FPM CDOB Galda, Fathul Bary Umar, mengatakan perjuangan pembentukan DOB Galda merupakan aspirasi masyarakat, bukan kepentingan segelintir pihak.

Baca juga: Owner Zahra Berkah Jadi Tersangka, Polisi Telusuri Dana Investasi Rp3,934 Miliar

Menurutnya, pemekaran dinilai masyarakat sebagai salah satu upaya untuk mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mempercepat kesejahteraan di wilayah Galela dan Loloda.

“Kami meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memberikan respons yang jelas dan konkret terhadap kebutuhan keberangkatan perwakilan masyarakat ke Jakarta,” ujar Fathul dalam orasinya.

Desakan tersebut disampaikan menjelang agenda Forum Koordinasi Nasional (Forkonas) di Jakarta. Perwakilan masyarakat dari enam kecamatan di wilayah Galda dijadwalkan menghadiri agenda tersebut untuk memperkuat koordinasi perjuangan pemekaran di tingkat nasional.

Baca juga: 6 Bulan di Desa Pigaraja, 5 Mahasiswa Unkhair Bantu Benahi Data Desa

Massa juga mendesak Pemkab Halut dan DPRD menyiapkan dukungan anggaran bagi perjuangan CDOB Galela–Loloda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam aksi tersebut, anggota DPRD Halut Julhija Rasai turun menemui massa dan menyatakan dukungan. Ia juga memfasilitasi pertemuan antara massa aksi, DPRD, dan pemerintah daerah untuk membahas tuntutan yang disampaikan.

Setelah menyampaikan aspirasi dan melakukan dialog, massa membubarkan diri dengan tertib. Aksi berlangsung aman dan tidak terjadi konflik di lapangan.

Reporter: Sadam A. | Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: