Pendidikan

6 Bulan di Desa Pigaraja, 5 Mahasiswa Unkhair Bantu Benahi Data Desa

Halsel – Pemerintah Desa Pigaraja, Kecamatan Bacan Timur Selatan, menerima lima mahasiswa magang Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair), Senin (21/9/2026).

Penyambutan berlangsung di Kantor Desa Pigaraja dan dihadiri Sekretaris Desa, Kaur Pemerintahan, Bendahara Desa, serta sejumlah Ketua RT.

Kelima mahasiswa tersebut akan menjalani magang selama enam bulan. Selama berada di desa, mereka akan terlibat dalam aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat, termasuk membantu pekerjaan administrasi serta pendataan desa.

Baca Juga: Antisipasi Musim Hujan, DPRD Ternate Kawal Gerakan Bersih Lingkungan Cegah Banjir

Sekretaris Desa Pigaraja, Husen Idris, menyambut baik kehadiran mahasiswa tersebut. Ia berharap keterlibatan mahasiswa dapat membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan administrasi yang masih tertunda.

“Mudah-mudahan kedatangan mahasiswa kali ini bisa membantu pemerintah desa dalam menyelesaikan pekerjaan administrasi yang masih tertunda,” ujar Husen.

Ia menyebut sejumlah pekerjaan yang perlu dituntaskan antara lain pembaruan data demografi, geografis, serta sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar pemerintah desa dalam memahami kondisi masyarakat dan menyusun program pembangunan.

Sementara itu, dosen pendamping mahasiswa, Bahtiar Hairullah, mengatakan kegiatan magang merupakan bagian penting dari pembelajaran mahasiswa Antropologi Sosial untuk menghubungkan teori yang diperoleh di kampus dengan kondisi masyarakat secara langsung.

Baca Juga: Sengketa Tanah Berakhir Damai, Kepala Kantah Halteng Turun Langsung ke Lapangan

“Magang ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus dengan realitas kehidupan masyarakat,” kata Bahtiar.

Menurutnya, masa magang selama enam bulan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika sosial, budaya dan ekonomi masyarakat secara lebih mendalam sekaligus terlibat dalam kegiatan yang dibutuhkan pemerintah desa.

Bahtiar juga menekankan pentingnya etika dan penghargaan terhadap pengetahuan lokal dalam proses pengumpulan maupun penyusunan data desa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Kehadiran mahasiswa diharapkan memberikan manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam penguatan administrasi dan pendataan masyarakat.

Pemerintah Desa Pigaraja berharap program magang tersebut dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan yang masih tertunda serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.

Reporter: Randi I. | Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: