Nasional

ATR/BPN Mulai Susun Anggaran 2027, Dalu Agung Tekankan Output Berkualitas dan Dampak Nyata

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, meminta penyusunan anggaran dilakukan secara terukur dan akuntabel agar seluruh program dapat dipersiapkan dan dilaksanakan sejak awal tahun anggaran.

“Keberhasilan pelaksanaan anggaran tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan, tetapi juga kualitas output. Kita tidak ingin kegiatan yang asal mencapai target, tetapi tolong kualitas output, kepatuhan dan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dalu saat membuka kegiatan penyusunan RKA-K/L 2027 secara daring, Senin (28/9/2026).

Baca Juga: PCM Halmahera Timur Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Perusahaan

Dalu menjelaskan, penyusunan program dan anggaran harus selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi dan Industri.”

Menurutnya, program pertanahan dan tata ruang perlu diarahkan untuk mendukung produktivitas, investasi, dan industri, antara lain melalui dukungan perumahan, penanganan permukiman kumuh, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, layanan digital terintegrasi, kemudahan perizinan, kawasan strategis, serta kepastian ruang.

Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, menekankan pentingnya koordinasi internal dan eksternal agar pelaksanaan program dan anggaran dapat dipantau serta dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: APBD Perubahan Ternate Segera Disahkan, DBH Rp110 Miliar dari Pemprov Malut Masih Jadi Sorotan

Ia juga meminta seluruh unit kerja memperkuat pelaporan kinerja dan memperbarui data secara berkala melalui Sistem Kendali Mutu Pelaksanaan Anggaran (SKMPP).

“Jangan lelah untuk memberikan pelaporan yang update untuk memudahkan kita dalam membaca kinerja Bapak/Ibu semua. Pembaruan sistem pelaporan secara berkelanjutan diharapkan dapat semakin memudahkan pemantauan kinerja secara real-time,” ujar Andi.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi beserta jajaran dan dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir.

Editor: AbangKhaM

Silahkan Berbagi: