Peringatan Dini Cuaca Maluku Utara 3 Hari ke Depan, Simak Ini Imbauan BMKG!
Ternate – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Babullah Ternate, menyampaikan peringatan dini cuaca 3 (tiga) hari ke depan 4-6 Agustus 2025 untuk wilayah Maluku Utara.
Peringatan dini cuaca Senin, 4 Agustus 2025. Untuk wilayah Maluku Utara yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, meliputi:
-Kabupaten Pulau Morotai
-Kabupaten Halmahera Utara, terdiri dari: Loloda Utara, Galela, Tobelo, Kao, dan Malifut.
-Kabupaten Halmahera Barat, meliputi: Loloda, Ibu, Jailolo, dan Sidangoli.
-Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Buli dan Wasile).
-Kabupaten Halmahera Tengah, yaitu: Patani, Weda dan Gebe.
-Kabupaten Halmahera Selatan (Bacan, Kasiruta, Obi, Kayoa, Gane dan Widi)
-Kabupaten Kepulauan Sula (Sanana, Mangoli, dan Sulabesi)
-Kabupaten Pulau Taliabu
-Kota Ternate, meliputi: Ternate, Batang Dua, Hiri, dan Moti.
-Kota Tidore Kepulauan, terdiri dari: Tidore, Sofifi dan Oba.
Adapun wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi >2m yakni, perairan Obi, Mangoli, perairan Falabisahaya, dan perairan Taliabu.
Selanjutnya, peringatan dini cuaca 05 Agustus 2025. Untuk wilayah yang berpotensi hujan sedang , lebat disertai petir dan angin kencang, meliputi:
-Kabupaten Pulau Morotai
-Kabupaten Halmahera Utara, terdiri dari: Loloda Utara, Galela, Tobelo, Kao, dan Malifut.
-Kabupaten Halmahera Barat, meliputi: Loloda, Ibu, Jailolo, dan Sidangoli.
-Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Buli dan Wasile).
-Kabupaten Halmahera Tengah, yaitu: Patani, Weda dan Gebe.
-Kabupaten Halmahera Selatan (Bacan, Kasiruta, Obi, Kayoa, Gane dan Widi)
-Kabupaten Kepulauan Sula ( Falabisahaya, Sanana, Mangoli, dan Sulabesi)
-Kabupaten Pulau Taliabu
-Kota Ternate, meliputi: Ternate, Batang Dua, Hiri, dan Moti.
-Kota Tidore Kepulauan, terdiri dari: Tidore, Sofifi dan Oba.
Sementara, wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi >2m tidak ada (nihil).
Peringatan dini cuaca 6 Agustus 2025. Untuk wilayah yang berpotensi hujan sedang , lebat disertai petir dan angin kencang, yaitu:
-Kabupaten Pulau Morotai
-Kabupaten Halmahera Utara, terdiri dari: Loloda Utara, Galela, Tobelo, Kao, dan Malifut.
-Kabupaten Halmahera Barat, meliputi: Loloda, Ibu, Jailolo, dan Sidangoli.
-Kabupaten Halmahera Timur (Maba, Buli dan Wasile).
-Kabupaten Halmahera Tengah, yaitu: Patani, Weda dan Gebe.
-Kabupaten Halmahera Selatan (Bacan, Kasiruta, Obi, Kayoa, Gane dan Widi)
-Kabupaten Kepulauan Sula ( Falabisahaya, Sanana, Mangoli, dan Sulabesi)
-Kabupaten Pulau Taliabu
-Kota Ternate, meliputi: Ternate, Batang Dua, Hiri, dan Moti.
-Kota Tidore Kepulauan, terdiri dari: Tidore, Sofifi dan Oba.
Wilayah perairan yang berpotensi gelombang tinggi >2m tidak ada (nihil).
Untuk itu, BMKG mengimbau dan sekaligus merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:
- Waspada dampak bencana hidrometerologi seperti banjir, longsor jika telah terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam kurun waktu panjang dan 3 hari berturut-turut.
- Waspada dampak berupa penurunan jarak pandang akibat hujan lebat di wilayah perairan.
- Masyarakat diimbau dapat mengenali potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing.
- Masyarakat diimbau melakukan mitigasi bencana di lingkungan masing-masing dengan cara membersihkan sampah dari aliran air, barangka di sekitarnya serta tidak membuang sampah sembarangan.
- Kepada BPBD, Balai (besar) Wilayah Sungai dan Dirlantas Polda Maluku Utara, agar menghindarkan masyarakat dan arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir dan banjir bandang, selama periode Peringatan Dini Cuaca dari BMKG.
“Masyarakat dan seluruh pihak terkait diminta terus memonitor perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui Aplikasi Mobile Phone INFO BMKG, sms blasting BMKG-KOMDIGI, sosial media dan berbagai kanal informasi INFO BMKG, serta Call Center 196,” tulis BMKG. (Randi)
